TIMIKA – Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata menyebut, pelaku penyerangan ke area Office Building (OB) PT Freeport Indonesia di Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua, Senin (30/3/2020), ialah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Joni Botak dan rekannya Guspi Waker yang bermarkas di Lengah Kopi.

Berdasarkan tanda dari para saksi, Joni Botak bersama rekan-rekannya saat melakukan penyerangan ke area OB Freeport, terlihat berjumlah lebih dari delapan orang. Mereka pun terlihat masing-masingnya mendatangkan senjata api laras panjang sebanyak delapan pucuk.

“Pelaku inisial JB kaum Kali Kopi. Diperkirakan mereka bertambah dari delapan orang, perkuatan persenjataan delapan pucuk, ” ungkap Kapolres Era Adhinata.

Saat penyerangan terjadi, para korban berkecukupan di luar gedung dan zona parkir kantor Freeport yang berlokasi di pusat kota Kuala Kencana. Pada saat itu kantor Freeport dijaga oleh enam anggota Brimob yang tergabung dalam Satuan Perintah Pengamanan (Satgaspam) Obyek Vital Nasional (Obvitnas) Amole.

“Pada saat itu melakukan penjagaan enam orang, sehingga itu (KKB) tidak bisa masuk tepat ke OB. (Aparat) langsung merespon, tetapi mereka berhasil melakukan penembakan di daerah kiri, ” nyata Kapolres.

“Mereka (KKB) lari ke arah hutan, ke belakang. Itu tembus langsung bisa naik ke Tembagapura melalui kolom menuju Aroanop, ” imbuhnya.

Aksi penyerangan KKB Kali Kopi pimpinan Joni Botak & rekannya Guspi Waker terjadi dalam Senin siang sekitar pukul 14. 00 WIT. Peristiwa ini membuat seorang pekerja Freeport berkebangsaan Selandia Baru meninggal dunia, sementara besar orang lainnya terkena serpihan pelor pada bagian kaki.

Lanjut baca ke PokerAce99