BEKASI – Semenjak virus corona atau Covid-19 merebak ke suluruh wilayah di Indonesia berdampak kepada ekonomi masyarakat, khususnya di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Banyak sebab warga mengeluhkan pendapatan mereka, terutama dalam mencukupi dapur agar tetap ngebul. Seperti halnya yang dirasakan driver online (DO) bernama Eko Aryanto Saputra (36).

Semenjak virus corona merebak, pendapatan dia selama mengemudi turun drastis. Yang semula biasa memikat sampai 16 trip, kini buat mendapatkan 4 orderan pun susah. Demi mencukupi kebutuhan anak & istrinya, dia pun harus berjibaku dengan hilir mudiknya informasi mengenai peningkatan penyebaran virus corona.

“Sebenernya takut juga langsung virus corana ini. Tapi gimana keluarga di rumah juga menetapkan makan. Order dari jam 6 pagi sampai jam 9 malam hanya 2-4 yang masuk, ” kata warga Perumahan Masnaga Galaxy Bekasi Barat itu kepada Okezone , Selasa (31/3/2020).

Dengan kondisi serupa ini, dirinya mengaku tidak bisa berbuat banyak. Dia hanya berniat, kepada Pemerintah Pusat agar menanggapi kondisi masyarakat yang terdampak akibat virus menular ini. Sekalipun, dirinya tetap berusaha menarik lebih asal.

“Pas muncul corona saya online 2 jam bertambah pagi dan hasilnya hanya dua – 4 orderan yang beta dapet, ” kata dia.

Penghasilannya yang hanya dapat 2 sampai 4 trip tersebut, kata dia, harus dibagi perut untuk beli bahan bakar dan kebutuhan dapur agar tetap bisa ngebul.

“Bahan mengobarkan yang saya beli untuk kegiatan besok lagi, ” kata tempat.

Belum lagi, prawacana dia, dirinya harus dikejar-kejar bagian leasing yang masih saja menodong. Padahal, bagi para pelaku ojek, sopir taksi, maupun nelayan dengan saat ini memiliki cicilan pengaruh, diputuskan bahwa pembayaran bunga ataupun angsuran akan diberikan kelonggaran selama 1 tahun ke depan.

Kelonggaran kredit ini diatur dalam POJK No. 11/POJK. 03/2020 yang berlaku sejak 16 Maret 2020 hingga 31 Maret 2021. Meski ada kelonggaran, ojol & DO tak merasakan betul apa yang disampaikan oleh pemerintah.

“Padahal kita lagi ada masalah covid-19 ini, yang berpengaruh kepada sepi penumpang, rasanya gimana gitu, ” kata dia.

Dia mengaku saat ini tengah bingung. Pasalnya kebijakan yang disampaikan oleh Presiden Jokowi menghantam dapat kelonggaran tidak dijalankan sebab pihak leasing.

“Saya bingung apakah pihak leasing ataupun memang pihak leasing yang berniat cuek dengan statment yang disampaikan presiden, ” kata dia.

Baca Togel Hongkong