MALANG – Implementasi physical distancing atau pembatasan fisik pada Kota Malang imbas mencegah penyebaran virus corona membuat sejumlah orang mengalami penurunan pemasukan.

Salah satu pihak yang terdampak yakni pengemudi ojek online serta pedagang bakso keliling. Seorang pilot ojek online, Mochamad Fandi mengiakan pendapatannya menurun hingga 40 tip.

“Menurun tajam, kalau biasanya mengandalkan pengantaran penumpang sekarang hanya bergantung ke pengantaran makanan. Hampir 40 persen-lah, ” tutur Fandi saat dihubungi, Selasa (31/3/2020).

Ia khawatir dengan perihal di Kota Malang saat ini, mengingat penyebaran corona yang masif. Namun karena banyaknya kebutuhan hidup, termasuk harus mencicil sepeda mesin, mau tidak mau ia kudu tetap bekerja.

“Ya kalau dibilang takut ya pasti takut. Kita kan enggak tahu nganterinnya orang atau makanan itu sehat atau tidak. Apalagi kalau dapat order makanan yang dekat rumah orang yang kena corona, khawatir ada. Tapi ya bersetuju gimana lagi, biaya hidup tiang terus, ” ceritanya.

Lain pengemudi lain pula pedagang bakso keliling bernama Supriyadi. Penjual bakso yang sehari-hari berada pada kawasan Madyopuro hingga Sawojajar tersebut mengaku ada penurunan omzet, walaupun tak signifikan.

“Kalau menurun ya ada, apalagi karakter sekarang takut keluar. Paling kami ngandelin pelanggan lama yang lazimnya beli langsung telepon dan beta ke rumahnya, ” bebernya.

Pria berusia 37 tahun ini mengaku sebenarnya juga risau dengan maraknya penyebaran virus corona di Kota Malang. “Ya kalau takut pasti ada, apalagi katanya kemarin yang positif corona dalam Kelurahan Sawojajar. Tapi ya gimana lagi daripada anak istri enggak bisa makan, ” lanjutnya.

Baca Juga: Pasien Sembuh dari Corona dalam Indonesia Bertambah Jadi 81 Karakter

Terkait adanya skema bantuan dari Pemkot Malang, ia mengungkapkan berharap anak tak mampu seperti dirinya mampu mendapatkan bantuan itu. “Kalau mampu memang masyarakat kayak kita ini dapat bantuanlah, yang penting mampu membantu pengeluaran keluarga, ” timpalnya.

Sebagai informasi pada Kota Malang terdapat empat penderita positif corona, namun dari 4 orang pasien tersebut, tiga orang dinyatakan sembuh dan sudah dipulangkan. Sedangkan satu orang pasien positif corona masih menjalani perawatan pada ruang isolasi RS Panti Waluya.

(aky. -)