PADANG – Besar perempuan di Sumatera Barat dinyatakan positif terinfeksi virus corona ataupun Covid-19. Karena kondisinya membaik, keduanya tidak dirawat di rumah melempem melainkan menjalani isolasi secara sendiri.

Kedua pasien tersebut masing-masing berasal dari Kota Medan, satu lagi warga Kabupaten Medan Pariaman.

“Pasien dari Pariaman sebelumnya merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) lantaran RSUD Pariaman berumur sekira 18 tahun. Karena kondisi membaik, akhirnya diizinkan pulang, namun tetap dipantau oleh tim medis RSUD Pariaman, ” kata Kabag Humas Pemprov Sumbar, Jasman Rizal, Selasa (31/3/2020).

“Hari ini yang bersangkutan dinyatakan positif dan membuang mandiri dengan pangawasan ketat paramedis, ” sambung dia.

Sementara satu lagi perempuan berusia sekira 50 tarikh. Perempuan asal Padang itu bukan PDP. Dia baru pulang sejak Jakarta lalu atas kesadaran sendiri memeriksakan diri ke rumah melempem. Hasilnya ternyata dia positif Covid-19.

“Ternyata pasien tersebut positif dan sekarang juga isolasi mandiri yang diawasi ketat sebab tim paramedis seperti di Padang Pariaman, ” ujar dia.

Dengan penambahan perut pasien positif corona, hingga keadaan ini total sudah 11 peristiwa Covid-19 di Sumbar.

Enam orang dirawat di RSUD M Jamil Padang dan RS Ahmad Mochtar, empat orang sedang menjalani isolasi mandiri di bawah pengawasan tim kesehatan.

“Satu orang meninggal dunia, ” kata Jasman.

Sementara jumlah orang dalam pantauan (ODP) di Sumbar 2. 168 orang dengan proses pemantauan sebanyak 1. 782 orang dan 386 orang telah selesai pemantauannya selama 14 hari. Pasien dalam pengawasan sebesar 51 orang.

(sal)