BELL VILLE – Seorang polisi di Argentina menembak pemuda berusia 16 tahun dengan melanggar prosedur karantina wilayah nama lain lockdown .

Peristiwa penembakan itu terjadi pada Jumat pekan lalu dalam Córdoba, Argentina Tengah. Saat tersebut, polisi mencoba menghentikan remaja 16 tahun yang melanggar perintah lockdown .

Dalam sebuah gambar yang diunggah Daily Mail, Jumat (3/1/2020) terlihat seorang polisi menundukkan remaja di La Brigada, sebuah lingkungan di kota Bell Ville.

Namun remaja tersebut berontak sehingga dia berhasil melarikan diri.

Baca juga: PM Australia Minta Pelajar Asing Pulang ke Negeri Asal

Mengucapkan juga: Duterte Ancam Tembak Mati Pelanggar Perintah Karantina di Filipina

Saat remaja itu berlari, tampak polisi tersebut membidik dan menembakkan satu tembakan. Namun tembakannya tidak benar sasaran.

Video ke-2 menunjukkan bocah itu berlari, memanjat pohon untuk mencari perlindungan.

Polisi dan rekannya kemudian berjalan ke mobil patroli mereka lalu meninggalkan tempat kejadian.

Menurut surat kabar Argentina La Voz, remaja itu tidak terluka.

Kantor Kepolisian Cordoba menangguhkan petugas polisi dengan menembak bocah itu dan memerintahkannya menjalani program psikiatris.

Pemerintah Argentina memberlakukan dekrit tinggal di rumah pada 20 Maret. Perintah seharusnya berakhir pada 31 Maret tetapi diperpanjang hingga 13 April.

Warga cuma dapat meninggalkan rumah mereka untukmembeli makanan atau obat-obatan.

Pemerintah Argentina telah melaporkan 34 kematian dan 1. 133 terpapar virus corona.

(fzy)