BALI – Lantaran semoat kontak dengan pasien positif covid-19 / virus korona, satu keluarga yang tinggal di Kecamatan Bangli dites cepat (rapid test), Selasa (7/4/2020). Mereka kini berstatus pasien di dalam pengawasan (PDP) Corona dan dikarantina di RSUP Sanglah.

Ketua Satgas Penanggulangan COVID-19 yang juga Bupati Bangli I Produced Gianyar mengatakan satu keluarga yang di-rapid tes terdiri dari empat orang. Yakni istri, dua jamaah anak dan satu keponakan dari PDP.

Hasil rapid tes menunjukan keempatnya negatif terpapar virus corona. Meski demikian, keluarga tersebut kini diharuskan menjalani karantina selama 14 hari (2 minggu). Kebutuhan logistiknya akan dipenuhi Dinas Sosial Kabupaten Bangli. Nanti pada hari ke-7 mereka akan di-rapid test kembali.

Diceritakan Made Gianyar, warganya yang kini berstatus PDP tersebut merupakan pekerja yang belum lama ini pulang dari luar negeri. Dia tiba di Bali dalam keadaan sehat dan membawa sertifikat sehat.

Ia dijemput oleh istri, dua anak dan keponakannya. Selama berada di rumahnya, warga tersebut mengikuti aturan pemerintah. Ia menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Kamar tidur, kamar mandi dan alat makan terpisah dengan anggota keluarganya yg lainnya.

Baca Juga: Pemprov DKI Rancang Pergub untuk Laksanakan PSBB

Namun selama berada di rumahnya, dia ternyata mengalami demam. Karena mengalami gejala itu, ia kemudian diajak dengan keluarganya ke RSUP Sanglah lalu selanjutnya menjadi PDP.

Gianyar mengatakan karena sempat kontak dengan PDP, maka empat awak keluarganya itu kemudian di-rapid tes sebagai langkah antisipasi. “Mudah-mudahan hasil tes berikutnya negatif. Saya berdoa mudah-mudahan tidak ada warga pada Bangli yang positif corona, ” harapnya.

(aky)