MALANG – Bermodalkan jimat besi kuning dan dua buah batu akik, Arifin (34) warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur nekat menggondol kotak amal milik panti asuhan.

Kapolsek Pakis Iptu Slamet Subagyo mengatakan, pelaku beraksi seorang diri, awalnya mengamen di sebuah kios ikan hias di Dusun Urek – Urek, Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Namun, karena pemilik kios tidak keluar pelaku mengambil kotak amal milik Panti Asuhan An Nur, yang ditaruh di etalase kaca kios.

“Pelaku ini mengamen di kios ikan hias, tapi pemilik kios tidak keluar sehingga pelaku mengambil kotak amal yang disimpan diatas etalase kaca kios, kemudian pelaku membawa pergi kotak amal tersebut ke pinggir lapangan,” ujar Slamet Subagyo melalui keterangan tertulisnya, pada Rabu (29/4/2020).

 

Saat membuka paksa kotak amal di lapangan, Arifin dipergoki oleh salah seorang warga yang sempat curiga dengan gerak – geriknya. Meski sempat kabur, pelaku yang diteriaki maling oleh warga, akhirnya berhasil ditangkap. Alhasil, Arifin pun menjadi bulan – bulanan massa yang telah mengejarnya.

“Pelaku ditangkap warga ketika diketahui mencuri kotak amal. Pelaku sudah diamankan dan menjalani pemeriksaan,” beber Slamet.

Saat diamankan, dari tangan pelaku didapati barang bukti kotak amal milik panti asuhan An-Nur dari kaca yang telah pecah dengan uang tunai Rp21 ribu hasil yang ada di kotak amal tersebut.

“Dari penggeledahan di tas pelaku, petugas menyita uang sebesar Rp21 ribu, gitar kecil, sebilah pisau dan satu tas pinggang. Satu jimat besi kuning dan dua buah akik warna hitam dan hijau. Pelaku dijerat pasal pencurian dengan pemberatan,” pungkasnya.

(Ari)