JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengecap, pihaknya menyetop sementara pemberian bantuan sosial (Bansos) kepada warga yang terkena dampak Covid-19, karena kini ada pemberian dari Kementerian Sosial (Kemensos). Adapun bansos tahap mula-mula dari Pemprov DKI Jakarta dikasih pada 9 April hingga 24 April 2020.

Bersandarkan data yang dirilis oleh Pemprov DKI melalui lama resmi corona. jakarta. go. id, bansos dengan sudah disalurkan ada sebanyak satu. 178. 173 kepala keluarga (KK). Target pemberian bansos yang dikasih oleh Pemprov DKI sebanyak 1, 2 juta KK.

“Saat ini (Bansos) itu oleh Kemensos diberikan tiap perut minggu. Ini sekarang sedang berjalan, itu dikelola oleh Kemensos, ” kata Anies di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (2/5/2020).

Ia mengaku, akan kembali meneruskan bansos kepada warga Ibu Tanah air, seminggu sebelum Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

“Dari DKI sendiri nanti hendak memberikan bingkisan bantuan sosial menjelang Idul Fitri, yang nanti metode eksekusinya akan dilakukan sekitar seminggu dan sepuluh hari sebelum Lebaran. Bansos ini ditujukan untuk menjangkau masyarakat lebih banyak dari pada yang pertama, ” ujarnya.

Seperti diketahui, berdasarkan Kesimpulan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Cetakan 386 Tahun 2020 Tentang Penerima Bantuan Sosial Bagi Penduduk dengan Rentan Terdampak Covid-19 Dalam Pemenuhan Kebutuhan Pokok Selama Pelaksanaan Penyekatan Sosial Berskala Besar di Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.

Biaya pemberian Bansos itu dibebankan kepada APBD DKI Tahun 2020. Dalam Kepgub ini dijelaskan bahwa bentuk bantuan sosial berupa bahan pokok dan/atau sandaran langsung lainnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Jenis bansos yang diberikan adalah beras, sasaran protein dalam kaleng, makanan olahan dalam kemasan, alat kebersihan, dan alat keamanan diri dengan mutlak harga mencapai Rp149. 500. Jumlah tersebut sudah termasuk biaya transmisi dan pengemasan per paket per bapak.

(wal)