TAPANULI UTARA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Provinsi Sumatera Mengadukan (Sumut), ditunjuk menjadi salah utama RSUD rujukan penanganan Covid-19 ataupun virus corona di daerah itu.

Sebagai RSUD rujukan, Pemerintah Kabupaten berjibaku dalam membikin sarana-prasarana pendukung dan intens berkomunikasi ke para donatur untuk ketersediaan pendukung medis.

Bupati Taput Nikson Nababan yang juga sebagai ketua gabungan tugas percepatan penanganan Covid-19 mengucapkan, dalam penanganan pasien suspect, pihaknya harus berjibaku untuk membangun ruang isolasi dan mengupayakan ketersediaan pendukung medis.

“Saat tersebut kita dalam tahap pembangunan ataupun merehap 50 ruangan yang tersedia di area RSUD Tarutung buat dijadikan ruang isolasi bagi anak obat suspect Covid-19. Lalu, karena keterbatasan pendukung medis, seperti APD, Rapit Test dan lainnya, kita intens membangun komunikasi dengan para donatur, ” terang Nikson Nababan kepada Okezone, Minggu (3/5/20).

Kemudian, jelas Nikson Nababan, untuk mengantisipasi ledakan pemudik, ruangan untuk isolasi mandiri pula telah dibenahi, yakni dengan memamfaatkan gedung-gedung pemerintahan di setiap Kecamatan maupun di Kelurahan dan Desa.

“Untuk isolasi sendiri tersebut, tim gugus tugas pengerjaan Covid-19 yang berada di Kecamatan atau unsur pimpinan Kecamatan yang menjadi penanggungjawab, “sebut Nikson Nababan.

Pemerintah Kabupaten Taput, ungkap Nikson Nababan, telah mengabulkan realokasi dan refocusing APBD untuk penanganan Covid-19 dan termasuk tumpuan sosial (Bansos) bagi penduduk yang paling berdampak pandemi Covid-19.

“Untuk penanganan Covid-19, kita telah melakukan realokasi dan refocusing APBD. Hasilnya, Rp 45 miliar dapat dialokasikan untuk menangani pencengahan penyebaran Covid-19, “ungkap Nikson Nababan.

Komunikasi yang sungguh-sungguh dibangun kepada para donatur buat membantu ketersediaan pendukung medis pada RSUD Tarutung, ujar Nikson Nababan, PT Toba Pulp Lestari (TPL) Tbk memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) medis ke konglomerasi tugas percepatan penanganan Covid-19 Taput, Sabtu 2 Mei 2020.

Tumpuan APD itu diserahkan oleh Head Socap PT TPL Yusuf Wibisono didampingi oleh Deputy Socap PT TPL Janres Silalahi. Janres Silalahi menerangkan, APD itu meliputi kedok sebanyak 14. 000 pcs kedok, pakaian pelindung 1. 250 unit, sarung tangan medis 12. 000 unit, kaca mata medis 50 unit serta pakaian pelindung ICU 65 unit.

“Bantuan ini bentuk kepedulian dan sumbangan TPL terhadap Pemkab Taput di memutus penyebaran Covid-19. Bantuan itu sudah terlambat kita distribusikan, karena memang barangnya yang sangat pelik didapati, “ujar Janres Silalahi.

Bantuan itu, pungkas Janres Silalahi, murni merupakan biaya operasional PT TPL atau bukan diambil dari dana CSR TPL. PT TPL juga sudah mendistribusikan tumpuan ke Pemkab Samosir Sumut. Serta bantuan akan menyusul ke Kabupaten Simalungun Sumut dan daerah yang lain

(kha)