JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Tanah (KSAD) Jenderal TNI Andika Bagak melakukan rapat telekonferensi berkala dengan jajaran RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, untuk membahas soal penanganan Covid-19.

Dalam rapat itu dibahas soal ketersediaan stok darah di RSPAD, jajaran TNI AD yang dilibatkan dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan penyeliaan awak pesawat yang kembali bekerja dari Papua.

Andika mengatakan sampai saat itu, ada 8. 121 jajarannya dari TNI AD yang dilibatkan pada penanganan PSBB. Hal itu merupakan upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Kegiatan pembatasan sosial berskala gembung melibatkan satuan TNI AD sebanyak 8. 121 orang, ” kata pendahuluan Andika dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Sabtu (16/5/2020).

Baca juga: Antisipasi Manipulasi, Pemerintah Perketat Penerbitan Surat Terhindar Covid-19

Menurut Andika, ribuan personel yang dikerahkan untuk melawan penyebaran virus corona datang dari satuan-satuan yang ada pada seluruh Indonesia.

“Melibatkan 8 Kodam, 11 Koren dan 52 Kodim, ” ujar Andika.

Di sisi lain, terkait secara upaya memenuhi stok darah di RSPAD, TNI AD akan menyelenggarakan gerakan donor darah. Harapannya, sejak kegiatan itu tercapai 1. 110 kantong darah.

Lalu, Andika juga memberikan atensi bagi awak pesawat penerbang untuk diperhatikan kesehatannya usai menjalani tugas kemanusiaan terkait Covid-19.

Andika pun meminta agar para juru tersebut dilakukan pemeriksaan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) di RSPAD.

(qlh)