PALEMBANG – Aksi anggota ormas Muda Pancasila mendatangi sebuah toko dalam Palembang Indah Mal (PIM), Tanah air Palembang, Sumatera Selatan, yang diduga menjual stiker berlogo palu clurit yang identik dengan simbol PKI viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 17 menit 58 detik yang berputar di media sosial itu terlihat anggota mendatangi toko tersebut.

Ketua Muda Pancasila Palembang, Nursyamsu M. A. H Iding membenarkan bahwa di dalam video berdurasi 17 menit 58 detik yang beredar di media sosial itu anggotanya. Menurutnya, kejadian itu terjadi, Jumat 22 Mei di PIM.

“Saat itu anggota kita menemukan suatu stiker dengan logo palu sabit, yang dijual dengan harga Rp9. 000 dan tertulis made in China, ” katanya, Sabtu (23/5/2020)

Menurut Nursyamsu, stiker itu kemudian dibeli anggotanya lalu melaporkannya ke penjaga.

“Kata pegawainya hanya ada satu (stiker). Kita membangun tidak memiliki wewenang untuk menggeledah gudang, sehingga kita teruskan dengan laporan ke polisi sekaligus menganjurkan bukti stiker tersebut, ” katanya.

Pemuda Pancasila, kata pendahuluan dia, mengecam penjualan stiker berlogo palu arit karena dianggap kontradiktif dengan MPRS Nomor XXY/MPRS/1966.

“Laporan secara lisan telah kita layangkan, dan akan dilanjutkan dengan laporan resmi kepada pihak kepolisian, ” katanya.

Sementara Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi mengatakan, pihaknya sedang mempelajari ada tidaknya unsur pelanggaran dari kasus tersebut, untuk diproses hukum.

Supriadi meminta masyarakat tidak terpancing dengan permasalahan ini dan menyerahkan sepenuhnya pada polisi. “Saat ini petugas sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut, ” tutupnya.

(sal)