SAROLANGUN – Ratusan warga Desa Karmen (Karang Mendapo), Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Jambi melakukan pemblokiran jalan lintas Sumatera, Jambi-Sarolangun. sejak Jumat (29/5) sore.

(Baca juga: Kronologi Penembakan Warga oleh Polisi di Jambi)

Akibatnya, kendaraan yang biasa melintas di lokasi terpaksa berhenti sehingga menimbulkan kemacetan karena banyaknya massa yang menutup jalan serta melakukan pembakaran ban.

Namun kini situasi di lokasi sudah berlangsung kondusif, setelah Dandim 0420/Sarko Letkol Tomi Radya dan Wakil Bupati Sarolangun Hilal Badri turun ke lokasi untuk menenangkan massa.

Dihadapan warganya, Wakil Bupati Sarolangun Hilal Badri bersama Dandim 0420 Sarko langsung menemui kerumunan warga dan berjanji menindaklanjuti permasalahan ini.

“Sekarang jalan ini dibuka dulu dari pemblokiran, kita berjanji untuk mengusut permasalahan ini, kalau memang sudah menyalahi aturan, “terang wabub Hilal dihadapan warganya, Jumat (29/5/2020) malam.

Setelah dilakukan mediasi antara warga dengan petugas, pemblokiran jalan akhirnya dibuka. Dan lalu lintas kembali normal.

Aksi massa yang melakukan pemblokiran jalan dilakukan karena tidak terima salah satu warganya tewas ditembak anggota Polres Sarolangun saat penangkapan kasus pencurian dengan kekerasan, dimana saat itu pelaku berusaha melawan dan merebut senjata petugas.

(fmi)