CILEGON – Seorang wanita asal Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon dinyatakan negatif virus corona (Covid-19) setelah hasil pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) direvisi akibat adanya sistem yang error.

Wanita berinisial ER (33) tersebut sebelumnya, pada tanggal 29 Mei 2020, sudah dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tes PCR pada sebuah rumah sakit di Jakarta.

Ujung Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Cilegon, Teragung Setia Ade mengatakan, kasus positif yang ke-6 itu, pertama diterima pada tanggal 29 Mei 2020. ER dinyatakan positif setelah melayani pemeriksaan PCR di rumah lara.

Namun, pada pukul 21. 48 WIB, pihak rumah sakit menyampaikan revisi hasil penelitian PCR dari saudari ER pada Dinas Kesehatan Kota Cilegon ternyata negatif corona.

“Pihak rumah sakit memberikan bahwa telah terjadi kesalahan di dalam sistem hasil pemeriksaan PCR dan menyatakan bahwa saudari ER minus Covid-19, ” ujar Aziz dikutip dari video yang diterima Okezone, Sabtu (30/5/2020).

Dijelaskan Aziz, tim gugus tugas tepat membawa ER ke RSU Banten setelah mendapatkan informasi positif corona.

Namun, pihaknya menjemput kembali ER setelah mendapatkan hasil PCR terbaru yang menyatakan minus. Hingga hari Sabtu (30/5) petunjuk kasus positif Covid-19 di Kota Cilegon yang masih dirawat berjumlah 2 orang.

“Hari ini telah kembali ke rumahnya untuk melakukan perawatan rutin kanker payudara yang diidapnya ke panti sakit di Jakarta, ” tutup Aziz.

(fmi)