BENGKULU – Sebesar tiga kasus konfirmasi covid-19 pada Provinsi Bengkulu, pada hari tersebut dinyatakan sembuh. Mereka dinyatakan segar setelah hasil swab evaluasi kedua dari laboratorium keluar.

Sehingga total kasus covid-19 di daerah ini dinyatakan sembuh sebanyak 25 orang. Tiga orang segar itu, kasus 18, berusia 27 tahun, salah atu pertugas kesehatan di Rumah Sakit (RS) Harapan dan Doa Kota bengkulu.

Lalu, kasus 20 usia 50 tahun, asal Kabupaten Bengkulu Tengah, dan peristiwa 26 usia 54 tahun, asal Kabupaten Mukomuko. Mereka dirawat dalam Rumah Sakit Harapan dan Doa Kota Bengkulu.

Buat tambahan kasus konfirmasi, terang Jaduliwan, sebanyak 1 orang, asal Kabupaten Rejang Lebong. Yakni, kasus 92, perempuan (56), keluhan lemas, bangkit dan muntah. Dengan hasil reaktif covid-19, dan saat ini dirawat di RSUD Curup, Kabupaten Memecahkan Lebong.

”Tiga orang dinyatakan sembuh dibanding covid-19 pada hari ini, dan ada tambahan kasus konfirmasi 1 orang asal Kabupaten Rejang Lebong, ” kata Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Bengkulu, Jaduliwan, Senin (1/6/2020).

Jaduliwan menyampaikan, sampel yang diperiksa sebanyak 1. 023 sampel, 92 diantaranya dinyatakan positif covid-19, 159 sampel proses pemeriksaan, serta sampel keluar hari ini dari laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) Provinsi Bengkulu, 8 sampel.

Untuk rapid test yang sudah dilakukan hingga hari ini, sah Jaduliwan, sebanyak 7. 927 karakter, 7. 780 dinyatakan unreaktif, 147 reaktif covid-19, dan reaktif di dalam hari ini 3 orang. Itu bertiga berasal dari Kabupaten Rejang Lebong.

Tiga orang dinyatakan reaktif itu, berinisial SY (50), keluhan sesak nafas, lemah, dan kurang antusiasme makan, akan dilakukan pegamblan swab. Lalu, TP (14), tidak ada keluahan, sudah dilakukan pengambiilan swab, dan menjalani isolasi mandiri.

Kemudian, NU (56), keluahan mual, kriteria Pasien Dalam Perlindungan (PDP), sudah dilakkan pengambilan swab dan menunggu hasil, saat itu dirawat di RSUD Curup, Kabupaten Rejang Lebong.

”Hasil sampel keluar dari Labkesda Provinsi Bengkulu, sebanyak 8 sample. 4 sampel baru 4 sampel evaluasi, dan ada 3 orang dinyatakan reaktif, mereka berasal dari Kabupaten Rejang Lebong, ” jelas Jaduliwan.

Sementara kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), sambung Jaduliwan, ada penambahan 2 orang. Yaitu, berinisial IJ (41), asal Praja Bengkulu, keluhan nyeri perut separuh kanan, hasil rapid test reaktif.

Lalu, Su (42), asal Kabupaten Seluma, keluhan sesak nafas dan batuk. Kedua peristiwa PDP itu dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M yunus Bengkulu. Secara keselurahan mutlak kasus PDP sebanyak 53 orang, 12 orang dinyatakan sehat, 7 menjadi konfirmasi.

Morat-marit, 17 proses pengawasan, 17 PDP meninggal dunia, 1 kasus meninggal dunia itu, Ri (37) pokok Kota Bengkulu, keluhan batuk kering, sesak nafas, susah tidur & nyeri di kaki. Meninggal negeri, pada Minggu 31 Mei 2020, dan dimakamkan secara covid-19.

Selanjutnya kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP), terang Jaduliwan, 778 orang, 717 ODP selesai penilikan, 61 masih dalam pemantauan, tambahan ODP hari ini 1 karakter asal Kabupaten Rejang Lebong.

”Tambahan PDP hari tersebut 2 orang, asal Kota Tangan dan Kabupaten Seluma, 1 PDP meninggal dunia dan telah dimakamkan secara covid-19. dan 1 bunga ODP asal Kabupaten Rejang Lebong, ” pungkas Jaduliwan.

(kha)