BENGKULU – Salah satu pelajar SMP di Desa Air Tenang, Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, Septi Amelia (15), tenggelam di aliran sungai Ketahun di daerah tersebut.

Informasi terhimpun Okezone, korban bersama kakaknya mandi di daerah aliran Sungai Air Ketahun. Di mana mereka mandi tanpa sepengetahuan orangtua korban. Di mana saat itu orangtua korban sedang memanen Tandan Buah Segar (TBS) atau sawit.

Kepala Kantor SAR Bengkulu, Abdul Malik melalui Humas SAR Bengkulu, Mega Maysilva mengatakan, korban tenggelam diduga tidak bisa berenang. Saat ini tim SAR gabungan sedang melakukan pencarian korban dengan menyisiri aliran sungai di daerah itu.

Pencarian korban, kata Mega, tim SAR gabungan membagi tim menjadi 3 Search and Rescue Unit (SRU). Di mana SRU 1 menggunakan kapal LCR, dengan pencarian penyusuran sungai dari lokasi kejadian ke hilir sejauh 8 kilometer (KM).

Sementara SRU 2, lanjut Mega, menggunakan 2 unit rakit milik masyarakat setempat, dengan pencarian penyusuran sungai dari lokasi kejadian ke Hilir sejauh 3 km, dan SRU 3, jalur Darat dengan penyusuran di tepi sungai dari titik A ke arah hulu sejauh 8 km.

”Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian korban tenggelam di Desa Air Tenang Kecamatan Napal Putih. Dalam pencarian korban tim SAR gabungan membagi 3 tim,” demikian Mega.

(kha)