JAKARTA kepala Pengamat terorisme Ridlwan Habib menyatakan, pelaku penyerangan Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni, Karyono Widodo diketahui ialah mantan napi kasus pengeboman pada Thamrin, Jakarta pada 2016 morat-marit.

Karyono Widodo, sendat dia, baru saja bebas pada setahun lalu setelah dipenjara selama tiga tahun terkait kasus Bom Thamrin, Jakarta.

“Pelakunya adalah mantan narapidana terorisme. Dulu dia bergabung di klan pelaku Bom Thamrin Jakarta. Tahu dipidana selama 3 tahun serta bebas Juli tahun lalu, ” kata Ridlwan saat dikonfirmasi Okezone , Selasa (23/6/2020).

Baca juga: Penyerangan Wakapolres Karanganyar Dikenal Orang dengan Tertutup

Ia menilai, Karyono Widodo masih menyimpan dendam kepada polisi pokok dirinya napi kasus bom Thamrin yang tergabung dalam kelompok Jamaah haji Anshorut Daulah (JAD).

“Dugaan kuat adalah masih tersedia unsur dendam pada polisi, ” pungkasnya.

Baca juga: Usai Penyerangan Wakapolres Karanganyar, Polri Minta Seluruh Mako Perketat Posisi

Sebelumnya, Mabes Polri mengungkap identitas pelaku penyerangan kepada Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni dalam jalur pendakian Gunung Lawu, Pangkalan Cemoro Kandang, Tawanglangu, Karanganyar, Jawa Tengah, pada Minggu 21 Juni 2020.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengucapkan bahwa pelaku penyerangan Kompol Busroni adalah Karyono Widodo. Identitas warga Madium itu diketahui setelah dikerjakan proses identifikasi oleh Tim DVI Polri melalui pemeriksaan sidik jari dan DNA, pelaku.

“Dari sidik jari, kewenangan DVI, dari DVI dan mengatakan yang bersangkutan bernama Karyono sesuai secara DNA dan dikuatkan keterangan pihak keluarga, ” kata Argo dalam keterangannya.

(wal)

Loading…

Pengeluaran HK