JAKARTA – Tanggapan Peserta Didik Baru (PPDB) carik zonasi tahun ajaran 2020 buat TK, SD, SMP, hingga SMA, menuai banyak kritik. Banyak peserta didik gagal masuk ke sekolah yang diinginkan lantaran usianya belum memenuhi persyaratan. PPDB jalur zonasi menjadi polemik di masyarakat.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta, Nahdiana enggan berkomentar banyak saat dikonfirmasi ihwal diskusi PPDB jalur zonasi yang dibatasi usia. Ia hanya menjelaskan untuk peserta didik yang cerdas, bisa mengikuti jalur prestasi.

Peserta didik yang cerdas bisa mengikuti jalur hasil tanpa persyaratan batas minimal leler. Hal itu menjadi alternatif untuk peserta didik yang cerdas, tetapi usianya belum mencukupi untuk mendalam ke sekolah yang dituju.

“(Untuk siswa yang cerdas) bisa ikut jalur prestasi berangkat tanggal 1 Juli dengab menebak nilai raport selama 5 semester dan akreditasi, ” ujar Nahdiana saat dikonfirmasi Okezone , Senin (29/6/2020).

Masa pendaftaran urat prestasi akan dimulai sejak 1 hingga 3 Juli 2020 dengan online. Nantinya, peserta didik dengan telah mendaftar akan langsung diseleksi. Hasil seleksi akan diumumkan di 3 Juli 2020, sekira pukul 17. 00 WIB.

Dalam Juknis PPDB, jika jumlah peserta didik jalur prestasi akademik dan luar DKI Jakarta yang mendaftar melebihi daya tampung, maka dilakukan seleksi berdasarkan perkalian nilai rata-rata raport dengan nilai pengesahan sebagai prioritas.

Tetapi, jika peserta didik masih meninggalkan daya tampung, akan digunakan patokan urutan pilihan sekolah, baru leler tertua termuda, dan terakhir waktu mendaftar.

Dengan serupa itu, peserta didik akan diseleksi bersandarkan nilai-nilai rapor dari semester utama sampai semester lima dikalikan ukuran akreditasi sekolah. Untuk jalur hasil akademis ini, pihaknya telah menyimpan data nilai siswa.

Untuk jalur prestasi akademis ini, Disdik DKI memberikan kuota sebesar 20 persen. Untuk peserta asuh yang memiliki prestasi non-akademis serupa diberikan kesempatan. Persentasi kuota yang diberikan pada siswa jalur prestasi non-akademis ini sebesar 5 komisi.

Berdasarkan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019, berikut persyaratan untuk mengikuti jalur prestasi:

1. Jalur prestasi tak berlaku untuk jalur pendaftaran bahan peserta didik baru pada TK dan kelas 1 SD.

2. Syarat jalur prestasi ditentukan berdasarkan nilai ujian sekolah atau UN.

3. Selain UN, jalur prestasi serupa dapat menggunakan hasil perlombaan & atau penghargaan di bidang akademik maupun non-akademik pada tingkat universal, nasional, provinsi, dan atau level kabupaten/kota.

4. Informasi atas prestasi hasil perlombaan/penghargaan tersebut diterbitkan paling singkat 6 kamar, dan paling lama 3 tarikh sejak tanggal pendaftaran PPDB.

(aky)

Loading…