JAKARTA berantakan Rentetan peristiwa besar pernah terjadi pada 30 Juni dari tarikh ke tahun. Dari sejumlah peristiwa tersebut, ada yang tercatat menjadi perjalanan penting dan mendunia. Bersandarkan catata, sejumlah peristiwa itu di antaranya yakni malam pisau panjang & jatuhnya pesawat Hercules TNI-AU pada Medan.

Berikut keterangan singkat Okezone terkait peristiwa yang pernah terjadi pada 30 Juni sejak tahun ke tahun:

1. Peristiwa Tunguska

Sebuah ledakan besar terjadi di daerah Krai Krasnoyarsk, Rusia, pada 30 Juni 1908, sekira pukul 07. 14 waktu setempat. Ledakan besar itu kemudian disebut peristiwa Tunguska ataupun ledakan Tunguska. Ledakan ini meluluhantakkan daerah tersebut.

Belum diketahui dengan pasti penyebab ledakan tersebut. Banyak bagian yang memperdebatkan penyebab peristiwa tersebut. Beberapa pihak menduga ledakan tersebut akibat ledakan udara meteoroid ataupun komet besar pada ketinggian 5 hingga 10 kilometer di pada permukaan bumi.

2. Suangi Pisau Panjang

Malam Pisau Panjang merupakan nama atas peristiwa pembantaian atau pembersihan besar-besaran yang terjadi di Jerman Nazi sekira pada 30 Juni sampai 2 Juli 1934. Perihal ini disebut juga Operasi Kolibri.

Di mana, masa itu rezim Partai Nazi (NSDAP) pimpinan Adolf Hitler menghukum hancur sekira 90 orang dengan keterangan politik. Kebanyakan yang dibunuh merupakan anggota ‘Pasukan Badai’ alias Sturmabteilung (SA).

Saat tersebut, Adolf Hitler bermusuhan terhadap SA dan pimpinannya Ernst Julius Rohm. Permusuhan itu dipicu karena Hitler melihat kebebasan SA dan kecintaan anggotanya akan kekerasan jalanan dengan dapat mengancam kekuasaannya.

Hitler juga menginginkan pencegahan putaran apapun oleh para petinggi Reichswehr, militer Jerman, yang takut & benci akan SA, membatasi kekuasaannya, khususnya sejak Ernst Rohm membuktikan gelagat ambisinya untuk menggabungkan Reichswehr ke dalam SA dengan dirinya sebagai kepala.

Keputusannya, Hitler menggunakan pembersihan itu buat melawan kritik konservatif dalam rezimnya, khususnya yang setia pada Wakil Kanselir Franz von Papen, & membereskan urusan dengan musuh-musuh lama.

Baca Juga: Wawan Adik Ratu Atut Dituntut 6 Tahun Penjara terkait Korupsi Alkes

3. Kongo-Kinshasa Mandiri

Kongo-Kinshasa ataupun yang kini karib disebut Republik Demokratik Kongo merupakan sebuah negeri di Afrika bagian Tengah. Republik Demokratik Kongo dilaporkan merdeka daripada Belgia pada 30 Juni 1960. Kongo merupakan salah satu negeri penghasil mineral terbesar.

4. Tiga Kosmonaut Tewas saat Kembali ke Bumi daripada Luar Angkasa

Tiga Kosmonaut wahana antariksa Soyuz 11 tewas saat kembali dibanding luar angkasa ke bumi. Ketiga kosmonaut itu yakni, Georgi Dobrovolski, Viktor Patsayev, dan Vladislav Volkov. Ketiganya meninggal setelah berhasil mencapai stasiun luar angkasa Salyut 1.

Soyuz 11 awalnya diluncurkan pada 6 Juni 1971 dari Kosmodrom Baikonur dan datang ke Salyut 1 pada hari berikutnya, 7 Juni 1971. Soyuz 11 yang membawa tiga Antariksawan itu berada di stasiun sungguh angkasa tersebut selama 22 keadaan.

Pada saat balik tanggal 30 Juni 1971, tim penyembuh membuka kapsul dan menemukan bahwa semua kru sudah wafat. Ketiganga dilaporkan meninggal karena lentur. Kesalahan pun dilacak ke klep ventilasi pernapasan, yang terletak kurun modul orbit dan modul menyusut, yang telah terguncang-guncang karena modul menurunnya terpisah dari modul dinas.

Para kosmonaut tersebut diberikan upacara pemakaman negara serta dimakamkan di Nekropolis Dinding Kremlin, Lapangan Merah, Moskwa, dekat jasad Yuri Alekseyevich Gagarin. Setelah itu wahana antariksa Soyuz dirancang balik untuk hanya membawa dua kosmonaut.

Baca Juga: Ini Alasan Risma Sujud dan Menangis di Hadapan Sinse

5. Pesawat Hercules TNI-AU Lepas di Medan

Sebuah pesawat Lockheed C-130 Hercules milik TNI AU jatuh dalam Selasa, 30 Juni 2015. Pesawat tersebut jatuh dua menit setelah lepas landas dari Pangkalan Suasana Soewondo di Padang Bulan, kota Medan, Sumatra Utara.

Pesawat tersebut awalnya direncanakan amblas ke Lanud Tanjung Pinang, setelah menyelesaikan penerbangan dari Lanud Dumai, Lanud Pekanbaru, Bandar Udara Halim Perdanakusuma Jakarta, dan Bandar Hawa Abdul Rachman Saleh di Sebal.

Pesawat juga rencananya berangkat menuju Lanud Ranai, Lanud Pontianak, dan Lanud Yogyakarta. Sebelum jatuh, dilaporkan bahwa pilot motor sempat meminta izin untuk kembali ke pangkalan.

Pesawat tersebut membawa 12 kru dan 101 penumpang yang merupakan prajurit TNI dan keluarganya. Seluruhnya dinyatakan meninggal. Total korban kecelakaan udara itu dilaporkan sebanyak 143 roh, termasuk 22 orang yang berada di darat.

(aky)

Loading…