TANGERANG – Tahun ajaran hangat di Kota Tangerang, Banten dimulai pada Senin (13/7/2020). Namun, kesibukan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka belum diizinkan karena kurang wilayah di kota Tangerang sedang termasuk zona merah.

Sistem pengajaran akan tetap berlangsung di rumah dengan metode daring dengan pengawasan orangtua.

Kepala Dinas Pelajaran Kota Tangerang, Masyati mengatakan pihaknya telah menyiapkan materi baru khusus sistem belajar daring. Terdapat agak 500 video animasi untuk anak SD yang berisi materi penelaahan baru. Video tersebut sekaligus mampu digunakan guru untuk mempermudah proses pengajaran meski dilakukan dari panti.

“Sekarang masih sistem daring. Kami siapkan kurang bertambah 500 video animasi untuk SD dan pembelajaran baru serta ancang-ancang untuk masuk, ” ujar Masyati.

Menyuarakan Juga: KPAI Terima Pengaduan Orangtua yang Resah karena Sekolah Dibuka di 3 Kawasan

Selain itu, Dinas Pendidikan Kota Tangerang juga telah melakukan pembinaan terhadap guru di wilayah masing-masing. Sekolah juga bisa membuat posko dengan dekat dengan tempat tinggal murid sehingga bisa mengajar secara langsung. Tak hanya itu, guru selalu dipersilakan melakukan kunjungan ke vila siswa untuk mengevaluasi hasil kegiatan siswa.

“Kami telah membuat adanya pembinaan wilayah. Pengasuh membuka posko yang dekat vila anak-anak, itu bisa langsung mengajarkan anak-anak, bisaisa juga berkunjung ke rumah orangtua, ” lanjut Masyati.

Baca Juga: Belajar Online, Penjualan Sebentuk Sekolah Anjlok hingga 80%

Namun, Masyati belum bisa memastikan kapan anak bisa kembali ke sekolah. Madrasah baru bisa dibuka jika suasana saat ini sudah mereda. Selain itu, pihak Dinas Pendidikan pula akan mengikuti arahan dari Gajah Pendidikan yang menyatakan kegiatan pada sekolah juga tidak akan dibuka sekaligus tetapi secara bertahap

“Sudah ada (arahan) lantaran Menteri Pendidikan dan Presiden, jika sekolah itu ada tahapannya. Menentang dulu situasi dan kondisi Covid-19, kalau sudah mereda akan tersedia pertemuan dengan siswa, ” mengakhiri Masyati.

(Ari)

Loading…