SURABAYA – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansah optimisi Covid-19 bisa dikendalikan dalam wilayahnya. Meski begitu ia meminta warganya untuk terus menjaga kesehatan tubuh dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Menurutnya, tidak ada tawar menawar untuk hal tersebut.

“Jangan sampai situasi itu membuat kita menjadi lengah. Sebaliknya, kewaspadaan harus terus ditingkatkan. Seluruh berpotensi tertular dan menularkan, ” tuturnya.

Khofifah menambahkan, salah satu faktor yang mempengaruhi tingginya angka pasien sembuh di Jatim yaitu adanya tambahan bed dan rumah melempem rujukan dari 99 menjadi 126 rumah sakit rujukan. Ditunjang pembelaan yang efektif di RS Kritis atau RS Lapangan di Ulama Indrapura, Surabaya.

Zaman ini, kesembuhan di RS Lapangan Indrapura mencapai 100 persen & kematian nol persen. Lalu yang telah selesai dirawat hingga segar mencapai 80, 4 persen.

Khofifah optimistis angka kesembuhan Jatim akan langsung bertambah dan kasus dapat dikendalikan lebih baik. “Pemisahan pasien kecil dengan sedang dan berat, penggunaan plasma convalesent maupun karantina terpusat di RS Darurat Indrapura lulus efektif dalam mendongkrak angka kesembuhan di Jatim, ” ujarnya.

Baca Juga: Jatim Juara dalam 10 Provinsi Penyumbang Terbanyak Kasus Baru Covid-19, Ini Rinciannya

Selain itu, lanjut Khofifah, Jatim juga secara konsisten menerapkan strategi 3T yakni Testing, Tracing dan Treatment. Hingga saat ini, Jatim sendiri telah melaksanakan 598. 065 rapid test dan tes polymerase chain reaction (PCR) dengan jumlah sebesar 96. 936 sample.

“Secara nasional, pelaksanaan rapid test di Jatim adalah yang sempurna. Kami lakukan ini sebagai arah dari upaya memutus mata pertalian penularan COVID-19, ” ucap Khofifah beberapa waktu lalu sebagaimana dikutip dari Sindonews pada Sabtu (18/7/2020).

Sebelumnya dikabarkan cara semua kepala daerah di Jawa Timur (Jatim) untuk mengentaskan virus corona (Covid-19) membuahkan hasil dengan menggembirakan di sektor pasien sehat.

Disebut demikian sebab Jatim menjadi provinsi penyumbang tertinggi untuk kasus pasien sembuh, yaitu 387 warga pulih dari corona menurut data terbaru, pada Jumat 17 Juli 2020.

Menurut data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019, penggandaan tersebut membuat jumlah warga yang sembuh di Jatim melonjak sejak 7. 926 menjadi 8. 313 orang.

Untuk diketahui tambahan 387 warga sembuh di Jatim merupakan yang terbanyak ataupun tertinggi dalam data hari itu. Di bawah Jatim ada Jawa Tengah yang mencatatkan penambahan 340 pasien sembuh, diikuti DKI Jakarta dengan 139 pasien sembuh.

Baca Juga: 6 Provinsi Tak Alami Penambahan Kasus Positif Corona per 17 Juli

(abp)

Loading…