JAKARTA – Jumlah kasus positif virus Corona (Covid-19) di DKI Jakarta terus melonjak. Hingga data terakhir Sabtu (25/7) total keseluruhan warga Jakarta yang terpapar Covid-19 sebanyak 18. 741 orang.

Menanggapi hal ini, Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan mengatakan bahwa, kalau hanya sekedar ingin mengurangi kasus positif di Jakarta, pihaknya bisa saja menekan pengetesan secara masif. Oleh karena itu kata Anies, angka kasus positif Covid-19 di Jakarta bisa saja langsung turun.

(Baca juga: Anies Permintaan Testing Covid-19 di Jakarta Telah 4 Kali Lipat Lewati Penumpil WHO)

“Kalau kita tidak bertanggung jawab, kita kurangi testing, langsung angka positif turun, langsung angka positif keliatan lembut. Tapi itu bukan tujuan saya, tujuan kami justru menemukan dengan positif, mengisolasi yang positif, ” kata Anies di Kawasan Bunderan HI, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2020).

Dia melanjutkan, Pemprov DKI akan memajukan upaya testing tersebut. Dengan sejenis, warga yang sudah terpapar oleh sebab itu bisa ditemukan dengan cepat. Ia juga menyadari, angka positifnya tetap menjadi bertambah, tapi angka meyakinkan bertambah itu dalam rangka menemukan orang-orang yang positif supaya bisa diisolasi.

“Karena tersebut menurut saya masyarakat jangan hanya melihat angka pertambahan kasus, karena kalau lihat angka pertambahan kejadian, kemudian dikesankan dalam kasusnya tambahan berarti masalah, ” urainya.

Mantan Mendikbud itu tidak bisa membayangkan jika kasus nyata tersebut tak bisa ditemukan secara cepat di masyarakat oleh tenaga kesehatan.

Loading…