PADANG – Akibat enam pegawai di Rumah Sakit Bhayangkara, Sumatera Barat (Sumbar) untuk sementara rumah sakit yang dikelola Polri itu ditutup sementara untuk umum.

“Ada enam pegawai dengan terkonfirmasi positif di rumah sakit tersebut, dua orang PNS berstatus perawat dan empat orang PNS non medis, selain itu tersedia dua orang keluarga personel diisolasi di rumah sakit tersebut, oleh sebab itu sementara ini kita tutup buat umum, ” kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, Kamis (13/8/2020)

Walaupun ditutup untuk umum, kata Stefanus rumah sakit Polri ini langgeng dibuka untuk pelayanan kepada tim polisi dan personel. Seperti pelayanan rapid tes dan swab ataupun berkaitan dengan kesehatan tahanan.

“Kita berniat rumah sakit Bhayangkara segera dibuka untuk umum dan pelayanan balik normal dan pegawai yang positif segera sembuh, ” tuturnya.

Selain pegawai rumah lara tersebut yang positif, kata Stefanus ada dua personel Polda Sesumbar dinyatakan positif, kemudian satu PNS dinyatakan meninggal dunia.

“Meskipun demikian, yang bersangkutan mempunyai penyakit penyerta. PNS tersebut hidup dibidang Propam. Meninggal dunia memukul 11. 30 WIB di M Djamil Padang. Alhmarhum juga sakit tipes dan sempat dirawat di RS Bhayangkara, saat tes swab dinyatakan positif, ” tutupnya.

(kha)

Loading…