TANGERANG – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Desiriana Dinardianti mengatakan, kasus Covid-19 dalam Kabupaten Tangerang didominasi oleh Orang Tanpa Gejala (OTG).

Sebanyak 60 persen pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 adalah OTG. Meskipun ada peningkatan kasus secara signifikan, angka kesembuhan juga mengikuti naik dan angka kematian justru menurun.

“Memang ada lonjakan signifikan kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang, tetapi jumlah kasus kematian masih cenderung stabil dan terjadi penurunan, ” membuka Desi, Kamis (20/8/2020).

Desi juga mengatakan, saat ini pihaknya kembali melakukan evaluasi terkait beberapa kelonggaran yang diberikan kepada masyarakat. Selain itu, aktivitas kelompok yang semakin meningkat juga bisa menjadi penyebab kembali meningkatnya kejadian Covid-19. Wilayah kabupaten Tangerang serupa saat ini kembali memasuki kawasan oranye setelah sebelumnya sudah berkecukupan di zona kuning.

“Saat ini kita berada dalam zona oranye, jadi mungkin kita harus evaluasi kembali untuk kelengkapan kelonggaran yang sudah kita berikan, ” ungkap Desiriana.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan PCR Test sebanyak 14. 840 dan sudah melampaui target dari Bappenas. Sementara untuk Rapid Test sudah dilakukan lebih dari 30. 000 kali. Kedepannya Pemkab Tangerang akan terus melakukan rapid test dan pcr test buat mendeteksi Covid-19 sedini mungkin.

“Jumlah ini sudah mampu melampaui target dari Bappenas tetapi, memang belum mencapai target sebab WHO, ” sambung Desi.

Berdasarkan data yang didapatkan dari situs resmi Covid-19 Kabupaten Tangerang, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 534 kasus. Sebesar 374 pasien sembuh, dan wafat 18 orang. Kemudian Pasien Pada Pengawasan (PDP) berjumlah total 1. 018 kasus, dan Orang Di Pemantauan (ODP) berjumlah 2. 760 kasus.

(wal)