JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta masih terus meneliti wacana moda transportasi sepeda untuk diperbolehkan melintasi jalan tol di dalam kota.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, pihaknya telah melayani simulasi melalui software transportasi berperan melakukan kajian agar sepeda bisa melintas di jalan tol di dalam kota.

“Saat ini kami terus melakukan kajian untuk mematangkan rencana ini, dan dari Dinas Perhubungan juga masa ini melakukan simulasi melalui software transportasi, kami sedang lakukan simulasi, ” kata Syafrin di Putaran HI, Jakarta, Minggu (6/9/2020).

Baca juga: Ganjil-Genap Sah, Dishub DKI Sebut Kenaikan Pengguna Transportasi Umum 4%

Syafrin membeberkan, bahwa pihaknya akan memaparkan hasil kajiannya pada Rabu 9 September 2020.

“Hasil simulasi tersebut akan kami paparakan kepada stakeholder yang ada untuk mengambil kebijaksanaan ke depan terkait dengan pelaksanaan, ” tandasnya.

Mengaji juga: Kadishub Sebut Ganjil-Genap Efektif Batasi Warga Keluar Rumah

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyurati Departemen PUPR untuk menyampaikan permohonan roda boleh melintasi tol dalam tanah air jalur Cawang-Tanjung Priok sisi barat.

Kepala Dinas Relasi DKI Jakarta Syafrin Liputo melegalkan adanya surat tersebut. Menurutnya kejadian itu dilakukan untuk mengakomodir pesepeda yang meningkat.

“Sejalan dengan meningkatnya animo masyarakat menggunakan sepeda sebagai alat transportasi serta juga sebagai alat olahraga. Serta ini teridentifikasi kemarin terakhir pengguna sepeda di kawasan jalur roda sementara di Jalan Sudirman-Thamrin, Medan Merdeka Barat sangat tinggi, ” kata Syafrin di Balaikota, Rabu 26 Agustus 2020.

“Oleh sebab itu, kami sebab Pak Gubernur mengusulkan kepada Bungkus Menteri PUPR untuk disiapkan mulia ruas tol, tepatnya mulai dalam Kebon Nanas sampai dengan ke arah Priok, satu sisi, ” tambahnya.

(wal)