JAKARTA – Tim Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap Parlaungan Hutagalung, terpidana kasus korupsi pengadaan alat kesehatan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum (RSU) Kabanjahe Tahun Taksiran 2009. Ia ditangkap setelah buron 4 tahun.

Kepala Pusat Penerangan Hukum, Hari Setiyono mengatakan, Parlanungan ditangkap di tempat tinggalnya, Kompleks Padang Hijau Kelompok F Nomor 52 Kawasan Diski Kota Medan, Sabtu (19/9/2020), sekira pukul 18. 20 WIB.

“Parlaungan awalnya adalah terdakwa dalam perkata tipikor pemasokan alat kesehatan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum (RSU) Kabanjahe Tahun Anggaran 2009 yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp550 juta rupiah, ” kata Keadaan dalam keterangan tertulis, Minggu (20/9/2020).

Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 2410K/Pid. Sus/2015 tanggal 16 Juni 2016, Parlaungan dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah turut serta mengabulkan tindak pidana korupsi sebagaimana di dalam dakwaan primair Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 Tentang Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.

“Terdakwa dijatuhi pidana penjara selama 4 tahun dan 6 bulan dan denda sebesar Rp 200 juta rupiah subsidair 6 bulan pidana kurungan serta menghukum terdakwa untuk membayar uang pengganti sebesar Rp519 juta dengan ketentuan jika terdakwa tak membayar uang pengganti paling periode 1 (satu) bulan sesudah vonis inkrach maka akan diganti dengan pidana penjara selama 2 tarikh, ” jelasnya.