JAKARTA – Penyidik Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kejadian aborsi ilegal di salah kepala klinik kawasan Jalan Percetakan Negeri III, Johar Baru, Jakarta Pusat. Dalam rekonstruksi itu, ada 63 adegan yang diperagakan oleh 10 orang tersangka.

“Hari ini kami laksanakan tahapan analisis selanjutnya, yaitu pelaksanaan rekonstruksi pengguguran ilegal, yang mana akan tersedia 63 adegan, ” ungkap Wadirkrimum Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak pada wartawan, Jumat (25/9/2020).

Menyuarakan Juga: Polda Metro Gelar Rekonstruksi Kasus Klinik Aborsi Ilegal dalam Jakpus

Menurutnya, bagian tersebut dibagi menjadi 4 tahapan, mulai dari perencanaan, persiapan, pelaksanaan, hingga pasca-aborsi. Adapun tahapan perencanaan sifatnya pasien yang merencanakan & menghubungi website dimaksud.

“Persiapan mulai anak obat diterima di pintu depan datang masuk ke ruang tindakan. Pengamalan berupa tindakan aborsi, baik dibanding tim dokter atau tim medis, ” tuturnya.

Namun tahap pasca-aborsi, berupa penghilangan barang bukti dengan cara gumpalan pembawaan janin itu di buang ke dalam kloset. “Kami lakukan rekonstruksi di lima lokasi, salah satunya di klinik tempat aborsi itu, ” ucapnya.

Baca Juga: Ini Klinik Aborsi Ilegal yang Digerebek Polisi Sepanjang 2020

(Ari)