PEMILIHAN Presiden Amerika Serikat (AS) 2020 akan dimulai dalam sebulan mendatang. Perhelatan politik di Negeri Paman Sam ini menjadi tonggak baru bagi warga Amerika, & hasilnya akan berdampak besar di komunitas internasional.

Sebagai negara demokrasi terbesar di dunia, Amerika Serikat menganut sistem federal dengan sistem pemilihan yang kurang berbeda dari negara demokrasi yang menganut sistem parlementer dan presidensial, termasuk Indonesia.

Menurut Dekan Sekolah Kebijakan & Pemerintahan Schar di Universitas George Mason, Mark J. Rozell, Amerika Serikat menggunakan apayang dikenal sebagai staggered elections, di mana pemilihan umum digelar beberapa kali pada jangka waktu tertentu.

BACA JUGA: Konvensi Partai Republik Akan Calonkan Trump untuk Kala Jabatan Kedua

Di setiap dua tahun, Amerika Serikat menggelar pemungutan suara untuk memilih bagian Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang mewakili distrik, dan senator buat duduk di Kongres. Sementara bagian dewan perwakilan memiliki masa lembaga dua tahun, senator memiliki masa jabatan enam tahun, sehingga tiap dua tahun, warga Amerika Serikat memilih sepertiga dari anggota Konvensi.

“Untuk siklus pemilihan ini, kami akan memilih, pemimpin dan wakil presiden, seluruh Jawatan Perwakilan Rakyat dan sepertiga lantaran kursi terbuka atau diperebutkan dalam Senat, sedangkan dua pertiga masih menjalani sisa masa jabatan mereka, melewati tahun ini, ” kata pendahuluan Dr. Rozell kepada jurnalis universal dimana Okezone terpilih mewakili Indonesia..

BACA JUGA: Joe Biden Resmi Ditunjuk Sebagai Calon Pemimpin AS dari Partai Demokrat

Pemilihan presiden AS tunggal adalah sebuah pemilihan yang memiliki beberapa tahapan. Para kandidat dibanding masing-masing partai, Partai Demokrat dan Partai Republik, bersaing mendapatkan seleksi melalui serangkaian pemilihan pendahuluan yang digelar di berbagai negara bagian. Kedua partai besar itu lalu menggelar konvensi nasional untuk dengan resmi menentukan pilihan kandidat mereka.

Proses nominasi dimulai dengan serangkaian apa yang disebut pemilihan mukadimah dan beberapa kaukus selama periode waktu beberapa bulan. Ini adalah kompetisi negara bagian di mana para pemilih biasanya memberikan bahana untuk kandidat pilihan mereka.