JAKARTA – Pada rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) RCTI, MNC TV dan GTV, MNC Peduli melalui MNC Jalan melanjutkan kegiatan di TK serta SD Informal (Smart School) Kolong Jembatan Pluit, untuk pemeriksaan serampangan dan pemberian kaca mata percuma bagi siswa.

Madrasah marjinal yang didirikan tahun 2011 ini awalnya merupakan wadah buat menampung kegiatan belajar anak-anak kurang mampu, di kolong jembatan Pluit yang tidak bisa sekolah pada tempat lain, karena dokumen serta persyaratan untuk itu tidak lengkap.

Pendiri Smart School sekaligus kepala sekolah, Zovin mengatakan, dikarenakan jumlah anak-anak dengan berminat untuk belajar semakin penuh, akhirnya ia memutuskan lokasi itu menjadi satu wadah belajar aktif.

“Saya mewakili seluruh guru-guru disini, dan orang sampai umur juga pak RT, bersyukur arah kegiatan MNC Media untuk menjajaki kesehatan mata anak-anak di madrasah ini. Harapannya, MNC Media tak bosan dan tetap memberikan perhatian kepada kami, dan kalau bisa kedepannya juga ada pemeriksaan untuk orang tuanya, ” kata Zovin, Selasa (6/10/2020).

Bekerjasama dengan Essilor/Produsen Lensa Kacamata, sebesar 150 kupon pemeriksaan mata sudah dibagikan, sebelumnya untuk murid-murid Smart School yang sejak pagi telah antri dengan tertib dan antusias mengikuti kegiatan ini, tentu selalu dengan tetap menerapkan protokol covid, yaitu: memakai masker, menjaga langkah, dan mencuci tangan.

EPS Executive Essilor, Denny Oktavianto mengatakan, sasaran target kegiatan tersebut adalah mereka yang tidak memiliki akses atau kurang memiliki kanal terhadap pelayanan kesehatan mata.

“Di sini kita menetapkan sekitar 150 kaca mata maupun sampai 200 kaca mata buat orang-orang yang disekitar sini, dengan memiliki kelainan mata sehingga secara harapan kita bisa membantu mereka untuk menjadi lebih baik di dalam penglihatannya, ” kata Denny.

Sementara itu, Naila, lengah seorang peserta kegiatan CSR MNC Media mengatakan, akibat terlalu kerap menggunkan dan membaca malam dalam malam hari, tanpa penerangan dengan cukup, sejak SMP kelas dua mulai tidak bisa melihat dengan jelas, dan senang dengan adanya kegiatan pemeriksaan mata ini.

Selain murid-murid, para guru yang menjadi relawan di sekolah marjinal serta beberapa orang usang murid diperkenankan mengikuti kegiatan penyeliaan mata, yang juga dilakukan di rangka Hari Penglihatan Mata Sedunia/World Sight Day yang diperingati pada minggu kedua bulan Oktober setiap tahunnya.

(wal)