BANGLI – Karena di pecat lantaran pekerjaannya lantaran pandem Covid-19, Wayan Yudiasa (40) terlibat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di lintas kabupaten. Akibat perbuatannya, ia ditangkap polisi karena sudah menjalankan aksinya pada sejumlah lokasi.

“Jadi sebelumnya dia bekerja. Kemudian setelah ada covid, dia diberhentikan serta tidak punya pekerjaan, ” kata pendahuluan Kasat Reskrim Polres Bangli, AKP Androyuan Elim di Mapolres Bangli, Rabu (14/10/2020).

Menurutnya, pelaku yang ialah warga Kabupaten Badung ini sebelumnya bekerja di proyek. Namun enam bulan lalu terkena PHK sesudah Bali dilanda pandemi.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku sudah melakukan pencurian di sejumlah kedudukan, di Badung, Bangli, dan Gianyar.

Penangkapan pelaku bermula dari korban bertanda Wayan Sana Putra (34) mengadukan motornya hilang kepada Polsek Kintamani. Dari laporan itu polisi hidup melakukan penangkapan pelaku.

“Dari hasil interogasi ternyata pelaku seorang residivis. Pelaku mengaku sudah dihukum untuk kasus penggelapan, ” katanya.

Baca Pula: Sakit di Tengah Laut, Basarnas Bali Evakuasi Nahkoda Kapal Liberia

Modus pelaku yakni mengincar motor dengan terparkir di pinggir jalan. Karakter memanfaatkan kelengahan pengendara yang melalaikan kunci motor yang masih terbengkalai di kendaraan.

Motor yang dicuri kemudian dijual. Pelaku menggunakan uang hasil pencurian untuk biaya hidup. “Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 362 KUHP ancaman penjara selamanya 5 tahun, ” ujarnya.

(aky)