PROBOLINGGO – Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin memerintahkan camat, kaki gunung dan tiga pilar mulai buat mengevaluasi akses jalan buka dan tutup agar tidak ada peluang masyarakat lalu-lalang sehingga menimbulkan kelompok dan mengakibatkan penyebaran COVID 19 di saat perayaan tahun gres.

(Baca serupa: Ini Alasan Polisi Masih Awet 6 Jenazah Laskar FPI dalam RS Polri)

Hal tersebut dikemukakan Wali Kota Habib Hadi era gelar rapat koordinasi (Rakor) bersama Tim Peningkatan Pencegahan dan Pengerjaan Konflik Sosial Kota Probolinggo Bulan Desember Tahun 2020 di Command Center, Selasa (8/12/2020)

Rakor dihadiri Staf Ahli Dunia Pemerintahan, Hukum dan Politik Tabiat Krisyanto, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Didik Sunaryoto, Kepala Bakesbangpol Ahmad Sudiyanto, Kajari Yeni Puspita, Kepala Meja hijau Negeri Darwanto, Kasdim 0820 Mayor Inf Meeftah Puaddi dan Kabag Ops Polres Probolinggo Kota Kompol Hermawan.

Wali Praja Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin menjelaskan di bulan Desember tersebut ada 2 momen penting, yaitu Natal dan tahun baru. “Mengingat situasi pandemi kita semua diharapkan lebih prihatin dan menjaga muncul berupaya menekan penyebaran Covid-19. Ada dua momen besar di bulan ini. Kita siap-siagakan keamanan, juga termasuk antisipasi lonjakan Covid-19, ” terang dia.

(Baca juga: Ustadz Maaher Ditahan, Tengku Zulkarnain: Penghina Habib Rizieq Belum Ada yang Ditangkap)

Orang nomor satu di kota Probolinggo, juga berpesan kepada semua kepala OPD dalam lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo untuk menegur stafnya jika kedapatan tak menggunakan masker dan tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Kepala OPD untuk menegur stafnya yang langgar prokes karena saya tidak ingin OPD menjadi klaster Covid -19 ” tutupnya.

(don)