TULUNGAGUNG porakporanda WK (38) spesialis jambret asal Desa Ngujang, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung terpaksa ditembak petugas Polres Tulungagung karena mencoba suram.

“Karena mencoba kabur yang bersangkutan dilumpuhkan dengan ditembak kakinya, ” ujar Kasubag Humas Polres Tulungagung, Iptu Trisakti kepada wartawan, Kamis (28/1/2021).

Baca juga: Lagak Jambret di Gang Sempit Terekam CCTV

WK pernah menghuni tahanan Polres Kediri Tanah air. Sebelumnya juga pernah dibui pada Polres Tulungagung. Namun hukuman itu tidak membuatnya jera. WK kembali mengulangi kejahatannya.

Aksi kejahatan WK terekam CCTV yang terpasang di ustaz raya. Ia pernah beraksi di wilayah Kecamatan Ngunut. Pemakai ustaz yang melintas di jalan awam Boyolangu juga pernah jadi korbannya.

Baca juga: Tertangkap Warga, Dua Jambret Babak Belur di Pademangan Jakarta Utara

Termasuk juga di provinsi jalan raya Gondang, dan Kedungwaru. “Pelaku mengaku pernah beraksi dalam delapan titik wilayah Kabupaten Tulungagung, ” terang Trisakti. Berbekal rekaman CCTV, petugas melakukan pengejaran.

WK sedang berada dalam kawasan lapangan sepak bola Dukuh Ngujang, Kecamatan Kedungwaru. Sadar sedang diburu, residivis yang berulangkali merasakan pengapnya bui tersebut, nekat samar-samar.