PONTIANAK – Dua ekor harimau milik Sinka Zoo Kota Singkawang diketahui lepas dan berkeliaran di wilayah Pasir Panjang, Lirang, dan Bokmakong Kecamatan Sedau.

“Kami sudah menghubungi pihak Sinka Zoo terkait lepasnya dua ekor harimau tersebut dan memang benar, kalau ada dua ekor Harimau yang lepas, ” kata Kepala Menawan Konservasi Wilayah III Singkawang, Suparto di Singkawang, Jumat (5/2/2021).

Baca Juga: Viral Arogansi di Razia Protokol Kesehatan, Petugas: Kugampar Kau

Mendapati hal tersebut, pihaknya kemudian langsung menghubungi pihak BKSDA Pontianak untuk berkoordinasi terkait perkara ini. Sedangkan kronologi kejadian lepasnya dua ekor harimau tersebut, masih belum diketahui.

Namun, dirinya sudah memerintahkan jajarannya untuk memberikan imbauan pada masyarakat sekitar untuk waspada serta berhati-hati, namun tetap tenang & tidak panik. “Kami sudah meminta pihak Sinka Zoo untuk tengah waktu tutup, ” ujarnya.

Sedangkan untuk upaya pencarian, Suparto mengatakan, saat ini mengalami kendala, pasalnya di malam hari petugas pencari akan mengalami pengganggu dalam mencari harimau tersebut.

“Karena harimau akan lebih aktif dan gesit di malam hari, ” ungkapnya.

Pihaknya menyarankan kepada para petugas pencarian untuk menghentikan pencarian pada malam hari. “Kami sarankan buat memantau pergerakannya saja, karena betul berbahaya bagi petugas yang melayani pencarian, ” katanya.

Dalam proses pencarian mendatang, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk membantu mencari harimau tersebut agar cepat terlihat dan di tangani. Sementara Sinka Zoo Singkawang juga membenarkan peristiwa tersebut.

Baca Serupa: Ini Awal Mula Petugas Satpol PP Memaki Pelanggar Protokol Kesehatan

Seperti diungkapkan Elka Surya, pengurus Sinka Zoo Singkawang memberikan keterangan tentang lepasnya besar harimau di kebun binatang tersebut.

Menurut Elka, peristiwa lepasnya dua ekor harimau tersebut akibat faktor alam. Hujan lebat yang mengguyur selama beberapa keadaan mengakibatkan longsor di kawasan Sinka Zoo Singkawang.

“Hujan yang mengguyur selama beberapa hari terakhir mengakibatkan longsor di depan kandang harimau. Longsor tersebut alhasil menyebabkan lobang yang cukup gede di kandang harimau dan kesimpulannya dua harimau kabur, ” rencana Elka.

Menurutnya, pawang sudah berusaha untuk mencegahnya, namun pawang tersebut ikut diserang sebab harimau hingga tewas. “Saat tersebut, kami sudah dibantu oleh pihak polisi dan TNI di lapangan. Semoga saja dua harimau tersebut dapat ditangkap, ” ujar Elka.

Dia menambahkan harimau yang lepas masih terpantau dan masih berada dalam kawasan area Sinka Zoo Singkawang. *

(Ari)