JAKARTA – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor secara resmi menerbitkan Surat Kesimpulan Penghentian Penuntutan (SKPP), atas kasus dugaan tindak pidana informasi & transaksi elektronik dengan tersangka Soni Eranata alias Ustaz Maaher At-Thuwailibi karena tersangka telah meninggal dunia.

“Kejaksaan Negeri Kota Bogor menerbitkan SKPP Cetakan: TAP-11/ M. 2. 12/Eku. 2/02/2021 tanggal 9 Februari 2021 dengan menetapkan menghentikan penuntutan perkara dugaan tindak pidana ITE atas nama tersangka/terdakwa Soni Eranata, ” kata pendahuluan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak di Jakarta, Selasa (9/2/2021).

Baca selalu: Bikin Merinding, Beredar Video Perintah Terakhir Ustadz Maaher Sebelum Meninggal Negeri

Leonard menyebut pada Kamis (4/2), Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Kota Bogor telah menerima penyerahan tanggung jawab tersangka dan barang informasi dari Bareskrim Polri atau penyerahan tahap II. Dalam penyerahan tahap II yang dilakukan secara maya itu, Soni menegaskan dirinya bugar walafiat.

“Pada saat dilakukan penerimaan & penelitian tersangka secara virtual, tersangka Soni Eranata menyatakan dirinya dalam keadaan sehat, ” kata Leonard.

Baca juga: Keterangan Polisi Bantarkan Ustadz Maaher ke RS Polri, Bukan ke Vila Sakit Ummi

Soni sebelumnya telah ditahan di Rutan Bareskrim Polri sejak 4 Desember 2020 pasca ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus unggahan penghinaan kepada Habib Luthfi melalui akun jalan sosial Twitter @ustadzmaaher_.