BOGOR – Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, dua pekan semrawut angka kasus Covid-19 di Tanah air Bogor sangat tinggi atau tersedia di puncaknya. Namun, sepekan terakhir ini secara perlahan-lahan mengalami kemerosotan.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor kasus harian Covid-19 menurun 41, 7 persen. Tren tersebut terlihat dari angka terkonfirmasi positif setiap harinya dari 6 Februari-14 Februari 2021.

“Apa penyebab penurunannya, mari kita yakini penyebabnya adalah semua jalan dari hulu ke hilir dengan hingga sekarang kita ikhtiarkan, ” kata Bima Arya saat penandatangan nota kesepahaman penegakkan hukum aturan kesehatan di Aula Mako Polresta Bogor Kota, Senin (15/2/2021).

Bima meyakini kebijakan penerapan ganjil genap dalam rangka menekan mobilitas warga sangat memberikan kontribusi menurunnya kasus Covid-19. Angka & data menunjukkan mulai mobilitas awak, laju kendaraan berkurang hingga kepadatan lalu lintas berkurang.

Selain penerapan tersebut, PPKM Mikro juga memberikan pemberian, mulai pengawasan lebih ketat pada wilayah, evaluasi sistem zonasi dengan selama ini diterapkan hingga sinergi tiga pilar dengan seluruh elemen masyarakat.

“Izinkan kami untuk menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan sinergi semua pihak di Kota Bogor. Ini menjelma model bagi langkah pemerintah wilayah dan kami mendapatkan apresiasi. Ke depan ini harus terus di akselerasikan, ” ungkapnya.

Baca Juga: Jokowi Minta TNI-Polri Terintegrasi Pudar Penularan Covid-19

Terkait aspek penegakkan hukum pada penegakkan hukum protokol kesehatan, di waktu dekat Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan memberlakukan Perda Kesopanan Umum (tibum). Sehingga, ada tumpuan hukum yang lebih kuat & lebih pasti dengan sanksi yang lebih tegas menggantikan landasan yang selama ini digunakan yakni Peraturan Wali Kota (Perwali).

“Landasan hukum ada, pasukan tersedia dan semangat ada, Insya Allah kita akan mampu melakukan upaya terbaik. Konsistensi dan akselerasi menjadi kunci, semoga semua, mulai daripada tingkat di lapangan hingga arahan di atas tetap konsisten, karena ini bagian yang paling pelik, ” tutup Bima.

(aky)