LEBAK – Kantor Bupati Lebak di komplek lingkungan Sekertariat Daerah (Setda), selama empat hari ditutup sementara sesudah 25 pegawai dinyatakan positif Covid-19.

“Penutupan kantor itu guna mencegah penularan pandemi Covid-19, ” kata Sekertaris Daerah (Setda) Kabupaten Lebak, Dede Jaelani di Lebak, Senin (22/2/2021).

Baca juga: Satgas: PPKM Mikro Langkah Tepat Turunkan Kasus Aktif Covid-19

Saat ini, para pegawai pada lingkungan setda dilakukan pemeriksaan swab atau tes untuk mendeteksi penyaluran Covid-19.

Selain itu juga kantor bupati dan 10 perkantoran di lingkungan setda dilakukan penyemprotan disinfektan.

Baca juga: Survei LSI: 30% Masyarakat Tak Takut Covid-19, 46% Percaya Vaksin

Kasus penyebaran Covid-19 di dunia setda itu terpaksa ditutup tatkala selama empat hari sampai 25 Februari 2021.

Walaupun setda itu ditutup, kata dia, pihaknya telah menyiapkan kontak istimewa layanan informasi bagi pegawai.

Penutupan sementara tersebut, lestari kantor-kantor dinas di luar setda seperti biasa normal melayani klub.

“Kami lebih indah menutup sementara karena kasus penyebaran Covid-19 terus meningkat dan lulus membahayakan, ” katanya menjelaskan.