JAKARTA – Pemprov DKI menyebutkan, RM Cafe, yang menjadi lokasi penembakan terhadap anggota TNI AD itu diketahui sudah melanggar aturan PSBB di Jakarta. Adapun kafe itu melanggar waktu operasional kafe dengan cara berkamuflase.

Kepala Bidang Industri Pariwisata Disparekraf DKI Jakarta, Bambang Ismadi mengatakan, insiden penembakan yang diduga dilakukan orang per orang polisi di RM Kaffeehaus, Jalan Outer Ring Road Cengkareng, Jakarta Barat tersebut sejatinya menjadi kewenangan kepolisian dalam penyelidikan kasusnya. Adapun kasus tersebut saat terkait tengah ditangani oleh jajaran Polda Metro Jaya.

“Dinas Parekraf melihat dari sisi petunjuk operasional usaha, sebagai pembina industri pariwisata, yakni pelanggaran yang dilakukan hari terkait adalah pelanggaran PSBB yang ke 3 kalinya berdasarkan informasi dari Satpol PP, ” ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Kamis (25/2/2021).

Adapun terkait pelanggaran itu, kata dia sudah pula termuat di pemberitaan, yang mana kafe tersebut diketahui melanggar aturan PSBB di Jakarta ini mulailah kalinya pada tanggal 5 Oktober 2020, lalu kedua kalinya pada tanggal twelve Oktober 2020. Kafe itu pun diketahui melanggar waktu operasional PSBB sebagaimana yg telah ditentukan aturannya dengan cara berkamuflase.

Baca Juga: Tembak Mati 3 Orang, Kapolda Community: Bripka Cs Tidak Layak Jadi Anggota Polri!

“RM Café buka hingga larut malam oleh cara melakukan kamuflase dalam bagian depan café sehingga tidak terlihat secara jelas bahwa cafe tersebut beroperasi, ” tuturnya.

Dia menerangkan, kafe itu memang memiliki izin operasional (TDUP) yang dikeluarkan Pemerintah Pusat melalui Lembaga Pengelola dan Penyelenggara OSS pada tanggal 21 Mei 2019 silam dan saat ini sudah berlaku efektif. Sedangkan tentang pelanggaran PSBB yg dilakukan kafe itu, saat ini sudah ditindak lanjuti oleh Satpol PP.

“Pelanggaran PSBB yg dilakukan oleh pengelola rumah makan/restoran/cafe sesuai Pergub No. 3 Tahun 2021 Pasal 28 ayat 4, maka sanksi administrasi yang diberikan merupakan kewenangan Satpol PP, bukan Dinas Parekraf, inch katanya.

(kha)