JAKARTA – Politikus senior Golongan Demokrat, HM Darmizal MS menyebutkan, bakal melakukan gugatan ke Pengadilan Tata Daya Negara (PTUN) terkait pelepasan yang dilakukan Partai Demokrat terhadap para kadernya. Tetapi, dia tak memastikan pustaka gugatan itu bakal diajukan.

Menurutnya, vonis pemecatan sepihak terhadapnya dan 6 orang kader superior lainnya bakal semakin mensolidkan barisan untuk menyelenggarakan KLB. Sebabnya, tindakan itu malah membuat publik dan kader yakin Partai Demokrat tersebut berada dalam pengelolaan dengan salah dan kental dengan nuansa yang tak taat aturan serta tak demokratis.

“Pertama, saya ucapkan Innalillahi Wainna Ilaihi Roji’un, segala objek datangnya dari Allah & pada akhirnya kembali di dalam Allah. Kedua, saya tidak bersedih apalagi berduka untuk pemecatan ini, ” ujarnya pada wartawan, Jumat (26/2/2021).

Dia menerangkan, KLB harus dilakukan perlu tujuan mulia yang dilandasi niat tulus dengan manfaat kebaikan, utamanya agar bisa menyelamatkan para kader pada seluruh Indonesia dari tabiat dzolim pimpinan partai. Bahkan, pemecatan itu menjadi pacak sejarah yang paling klasik dan semangat militan buat melaksanakan Kongres Luar Normal guna mengembalikan hak kandidat.

Baca Serupa: Demokrat Pecat 7 Bakal Buntut Kudeta Partai, Marzuki Alie Salah Satunya

Lebih lanjut, paparnya, tindakan itu bakal membina perjuangan kader untuk membenarkan partai Demokrat semakin berpengaruh. Seluruh kader akan memakai momentum itu dalam melayani arogansi yang terjadi selama ini, seperti memberangus wewenang, pengutipan iuran, politik transaksional, dan tanpa transparansi tata keuangan partai.

“Pemecatan ini akan semakin membuat agenda perubahan serta perbaikan partai semakin bersemangat, semakin besar. KLB, insya Allah, akan segera dikerjakan, ” katanya.

Bahkan, tambahnya, dia beriringan keenam kader senior lainnya yang turut dipecat itu berjanji bakal mengambil tindakan yang terbaik. Salah satunya dengan mengajukan persoalan pelepasan ini ke Pengadilan Tata Usaha Negara.

(kha)