JAKARTA – Sejumlah peristiwa istimewa dan bersejarah di dunia maupun di Tanah Tirta terjadi pada 7 Maret. Diulas dari beberapa perkara, terdapat momen penting di hari ini. Berikut sebanyak peristiwa penting yang sudah terjadi pada 7 Maret:

(Baca juga: Detik-detik Soeharto Menuju Kursi RI1 Sudah Tumbangnya Orde Lama )

1‎. Meninggalnya Pemikir Yunani Aristoteles

Aristoteles merupakan seorang filsuf asal Yunani. Dia adalah murid dari Plato dan guru dari Alexander Agung. Ia menulis tentang berbagai subyek yang berbeda, termasuk fisika, metafisika, sajak, logika, retorika, politik, tadbir, etnis, biologi dan ilmu hewan. Bersama dengan Socrates serta Plato, ia dianggap menjelma seorang di antara 3 orang filsuf yang paling berpengaruh di pemikiran Barat.

(Baca pula: Pesawat Batik Air Mendarat Darurat di Jambi, 5 Penerbangan Dibatalkan )

Pemikiran Aristoteles sangat berpengaruh pada pemikiran Barat serta pemikiran keagamaan lain pada umumnya. Penyelarasan pemikiran Aristoteles dengan teologi Kristiani dikerjakan oleh Santo Thomas Aquinas pada abad ke-13, secara teologi Yahudi oleh Maimonides (1135–1204), dan dengan dogma Islam oleh Ibnu Rusyid (1126–1198).

Bagi manusia abad pertengahan, Aristoteles tidak saja dianggap sebagai sumber yang otoritatif kepada logika dan metafisika, melainkan juga dianggap sebagai sumber utama dari ilmu wawasan, atau “the master of those who know”. Memori mencatat bahwa Aristoteles meninggal dunia pada 7 Maret 322 SM.

‎2. Kecelakaan Udara Garuda Indonesia di Yogyakarta

Langsung pada 7 Maret 2007, Pesawat Garuda Indonesia secara nomor penerbangan GA-200 rute Jakarta-Yogyakarta mengalami kecelakaan di Bandara Adi Sutjipto, Yogyakarta. Pesawat tersebut tergelincir ke luar landasan dan kemudian terbakar saat mendarat.

Pesawat yang mendatangkan 133 penumpang tersebut membunuh 22 orang. 22 orang tersebut terdiri dari 21 penumpang dan 1 raga pesawat. Nahasnya, salah kepala korban tewas dalam kecelakaan tersebut yakni, mantan rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Dr Kusnadi Hardjosumantri.

Beberapa arsitek lainnya juga menjadi objek dalam kecelakaan pesawat tersebut, diantaranya, Ketua Umum PP Muhammadiyah ke-14, Din Syamsuddin (luka ringan); Komisioner Ombudsman, Adrianus Meliala ‎(luka) mengikuti beberapa warga negara ganjil yang merupakan rombongan jurnalis untuk meliput kegiatan Gajah Luar Negeri Australia, Alexaner Downer.

Akibat peristiwa tersebut, sang Pilot yakni, Kapten Marwoto Komar divonis bersalah dan‎ dipenjara selama dua tahun.