DEPOK kepala Pegawai honorer Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Sandi Butar-butar mengungkapkan alasan dirinya tidak menghadiri panggilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Kamis 16 April 2021.

Petugas Damkar Depok itu menyebut bahwa bukti dirinya tak hadir sebab surat yang diterima lantaran Kemendagri hanya berselang setengah jam.

Sandi menjelaskan, surat panggilan dari Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bernomor X. 005/073/IJ meminta Sandi hadir pada pukul 09. 00 WIB. Namun, Sandi mengaku baru menerima tulisan tersebut pukul 08. 30 WIB.

“Dari kantor pusat Mako Sari ngasihnya pukul 08. 30 WIB, ” kata Sandi saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Jumat (16/4/2021).

Baca juga: Aparat Damkar Depok Serahkan Ladam Kerjanya sebagai Barang Keterangan Ke Kejari

Sandi dipanggil Kemendagri karena mencoba membongkar dugaan korupsi pengadaan sepatu dan dorongan dana Covid-19.

Dia menduga, pihak Mako Kembangan sengaja memperlambat penyerahan surat tersebut. Sebab, bagian Kemendagri telah menyerahkan surat tersebut sejak hari Rabu 14 April 2021.

Baca juga: Menteri Tjahjo Pasang Badan untuk ASN Pembongkar Korupsi Damkar Depok

“Padahal orang Kemendagri ngasihnya udah dari hari Rabu. Iya (dugaan pelambatan surat), ” jelasnya.

Dia menyebut telah menghubungi pihak Kemendagri untuk dimintai perlengkapan ulang. Meski begitu, Isyarat tidak meneyebutkan kapan dia akan kembali menjalani penelitian.

“Belum terang, ” pungkasnya.

(fkh)