JAKARTA – Bareskrim Polri menyatakan bahwa tidak melakukan penahanan terhadap dua polisi F dan Y, tersangka kejadian penembakan Laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek.

Bareskrim sendiri telah melimpahkan tahap I berkas penyidikan kasus dugaan Unlawful Killing untuk dua tersangka tersebut ke bagian Kejaksaan.

“2 simpulan atas nama F dan Y belum dilakukan pengurungan. Jadi tidak dilakukan pengurungan, yang bersangkutan masih tersedia di Polda Metro, ” kata Kabag Penum Bagian Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (27/4/2021).

Baca juga: Polri Limpahkan Tahap I Kasus Penembakan Laskar FPI ke Kejaksaan

Ahmad menjelaskan, pihaknya tidak menahan dua tersangka itu dengan alasan mereka kooperatif selama menjalani proses penyidikan pada perkara tersebut.

“Alasannya yang terlibat kooperatif, tidak dikhawatirkan melarikan diri dan tidak dikhawatirkan untuk menghilangkan barang bahan, ” ujar Ahmad.

Baca juga: Bareskrim Target Pelimpahan Tahap I Berkas Kasus Penembakan Barisan FPI Sebelum Lebaran

Dalam kasus Unlawful Killing, Bareskrim menetapkan 3 orang personel Polda Metro Jaya sebagai tersangka. Tetapi, dalam perjalannya penyidikan tersebut berlaku untuk dua orang. Mengingat, tersangka EPZ sudah meninggal dunia, dan proses penyidikan dinyatakan gugur di mata hukum.