JAKARTA – Jajaran Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat, saat ini sudah ada 159 travel gelap yang ditahan lantaran diduga mengangkut pemudik di saat masa pembatasan.

“Sampai zaman ini sudah 159 bagian travel yang tidak mempunyai izin operasi dilakukan pengurungan oeh Korlantas Polri di seluruh jajaran, ” prawacana Kabaharkam Polri Komjen Arief Sulistyanto dalam diskusi maya Forum Merdeka Barat 9, yang disiarkan melalui YouTube, Jakarta, Rabu (5/5/2021).

Baca juga: Hendak Mudik ke Banten, 6 Travel Gelap Disita Polisi

Dengan penindakan norma tegas ini, kata Arief, pihaknya berharap menjadi pengaruh jera bagi masyarakat maupun agen-agen travel yang sedang nekat beroperasi tanpa permisi resmi.

“Sehingga nanti mudah-mudahan tidak akan berkembang teristimewa, karena dengan adanya pengurungan ini akan menimbulkan efek deteren, ” ujar Arief.

Baca serupa: Larangan Mudik Berlaku enam Mei, Antisipasi Hal Ini agar Tak Terjadi Ledakan Kasus Covid-19

Selain itu, Arief menekankan, masyarakat yang nekat pegangan dengan travel gelap bahkan akan merugikan diri tunggal. Apalagi, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Jangan menggunakan medium transportasi travel yang tidak resmi. Karena nanti hendak rugi, tidak ada gadai asuransi, dan lain-lain, ” ucap Arief.