JAKARTA awut-awutan Personel kepolisian bersenjata lengkap ikut dikerahkan dalam melangsungkan penjagaan di posko-posko pembatasan larangan mudik Idul Fitri atau Lebaran 2021.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menjelaskan bahwa, awak bersenjata lengkap itu diterjunkan demi memastikan terpeliharanya kebahagiaan masyarakat menjelang Lebaran.

Meski begitu, Rusdi memastikan, untuk personel yang berhadapan langsung dengan masyarakat tentu tidak memakai senjata api. Tetapi, semua diidentifikasi segala kemungkinan-kemungkinan yang terjadi selama mudik.

“Dimungkinkan dari aktfitas mudik akan terjadi musibah dan dimungkinkan akan adanya tindak kriminalitas, ” cakap Rusdi dalam jumpa pers di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin (10/5/2021).

Maka dari itu, Rusdi menekankan awak yang bersenjata lengkap ditempatkan untuk pengamanan arus pegangan ini dalam rangka memberikan pelindungan kepada masyarakat sejak aksi kriminalitas.

“Ketika ditempatkan personel-personel dengan membawa senpi disana, pada rangka bagaimana melindungi asosiasi agar tidak menjadi korban pelaku-pelaku kriminalitas, ” perkataan Rusdi.

Di operasi ini, Rusdi mengatakan seluruh personel gabungan jumlahnya 166. 734 orang. Sementara, anggota Polri sebanyak 94. 170 personel, TNI tersedia 13. 332 personel serta sisanya dari instansi terpaut.

(kha)