TEL AVIV – Israel tengah mempersiapkan pasukan daratnya di sepanjang perbatasan Gaza pada Kamis (13/5/2021) tengah Hamas meluncurkan roket ke Israel selatan sebagai lanjutan dari konflik paling tegang antara kedua belah pihak dalam beberapa tahun final. yang terlihat.

Suara sirene dan berpandu yang ditembak jatuh oleh sistem pertahanan Iron Dome Israel memenuhi langit Tel Aviv pada Rabu (10/5/2021) malam, membuat ribuan masyarakat masuk ke tempat perindungan.

MENANGKAP JUGA: Tak Ada Lebaran di Gaza Akibat Pukulan Israel, Anak-Anak Ketakutan Minus Tempat Perlindungan

Pada Kamis pagi Israel kembali membalas dengan melampiaskan serangan udara ke Gaza, menghancurkan sebuah bangunan tempat tinggal berlantai di tengah kota pantai Palestina itu.

Sementara itu keonaran yang melibatkan warga Yahudi dan minoritas Arab Israel terus berlanjut di kira-kira kota Israel.

Seorang juru bicara tentara Israel mengatakan bahwa Negara Zionis itu telah merancang pasukan tempur di sepanjang perbatasan Gaza dan berharta dalam “berbagai tahap anju operasi darat”. Langkah itu mengingatkan pada perang Israel dan Hamas yang berserakan pada 2014 dan 2008-2009.

BACA SELALU: Korban Terus Bertambah, 67 Tewas di Gaza, 7 di Israel

“Kepala Staf sedang meninjau persiapan tersebut dan menyerahkan arahan… kami memiliki markas divisi dan tiga brigade manuver di Gaza mempersiapkan diri mereka untuk situasi itu dan untuk bervariasi kemungkinan, ” kata Letnan Kolonel Jonathan Conricus sebagaimana dilansir Reuters .

Dunia internasional telah meminta semua pihak buat meredakan ketegangan dan menahan diri agar konflik tidak berubah menjadi sebuah perang skala penuh. Setidaknya 67 orang telah tewas dalam Gaza sejak kekerasan meningkat pada Senin (10/5/2021), patuh kementerian kesehatan daerah karung itu. Tujuh orang tewas di Israel.

(dka)