YAMAN – Sebanyak 17 karakter dikabarkan tewas pada Sabtu (5/6) dalam ledakan depan sebuah pom bensin pada Kota Marib, Yaman. Para anggota pemerintah yang didukung Arab Saudi itu mendakwa pasukan syiah Houthi dengan melancarkan serangan rudal tersebut.

(Baca serupa: Bom Meledak Dekat Pom Bensin, 12 Orang Tewas )

Dilansir Voa Indonesia, Minggu (6/6/2021), seorang sumber medis mengutarakan kepada Reuters bahwa puluhan orang, banyak di antaranya terbakar, dibawa ke Vila Sakit Umum Marib. Besar belas antara lain meninggal karena luka-luka yang diderita, termasuk lima anak.

“Yang lainnya menerima perawatan dan kami perkirakan jumlah korban akan bertambah, ” kata sumber itu.

Kantor gubernur Marib membenarkan terjadinya ledakan itu. Mereka menuding milisi Houthi yang memerangi koalisi pimpinan Saudi, menembakkan sebuah rudal yang menyebabkan ledakan. Itu mengatakan di Facebook kalau 14 orang telah tewas.

Para gajah kesehatan dan informasi pada pemerintah Yaman yang diakui internasional juga menyalahkan Houthi atas serangan itu. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari tentara Houthi terkait peristiwa itu.

“Lebih sebab 17 tewas dan terluka, termasuk anak ini yang terbakar akibat serangan peluru Houthi di kota Marib hari ini, ” introduksi Menteri Kesehatan Qasem Buhaibeh di Twitter, di tepi sebuah foto yang menunjukkan seorang korban terbakar.

(fmi)