BOYOLALI kacau Penyidik Polres Boyolali telah menetapkan 2 tersangka kejadian tenggelamnya perahu wisata dalam Kedung Ombo, namun keduanya yang merupakan seorang pemandu dan pemilik warung apung belum ditahan.

Diketahaui, perahu tenggelam itu menyebabkan 9 meninggal dunia di Waduk Kedung Ombo Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

“Soal penahanan tersangka satu berinisial GTS (13), selaku pemandu dan tersangka dua Kardiyo (52), selaku pemilik warung apung sekaligus perahu motor, masih akan didiskusikan lebih lanjut, ” kata Besar Polres Boyolali AKBP Morry Ermond, disela gelar peristiwa di Mapolres Boyolali, Selasa.

Hal itu, kata Kapolres, mengingat simpulan satu GTS warga Kampung Bulu Desa Wonoharjo Kemusu Boyolali itu, seorang bani di bawah umur. Simpulan satu GTS yang jelas dalam pemeriksaan oleh Unit Perlindungn Anak (PPA), nanti akan didampingi pihak Rumah Pemasyarakatan (Bapas), orang primitif, dan penasihat hukum.

Kendati demikian, pihaknya mengirimkan surat panggilan kepada tersangka satu dan dua untuk hadir Satuan Rekrim Polres Boyolali untuk pemeriksaan sebagai tersangka.

“Penyidik Satuan Rekrim Polres Boyolali serupa akan melengkapi penyidikan dan berkas perkara kasus bala air di Kedung Ombo, pada Sabtu (15/5), kira-kira pukul 11. 00 WIB, yang menyebabkan 9 orang meninggal dunia dan 11 orang berhasil diselamatkan, ” ujar Kapolres.

Kapolres menjelaskan dari buatan penyidikan perahu motor itu tenggelam karena kelebihan bagasi, sehingga air masuk ke dalam kapal. Perahu dengan ditumpangi 20 orang itu, saat berangkat terlihat sebab tepi daratan menuju lepau makan apung atau arah tengah di Kedung Ombo dalam rekaman video latar air danau dengan pemisah atas perahu sangat rendah jaraknya.

Mengenai soal tersangka satu GTS selaku pemandu perahu motor yang masih di kolong umur, kata Kapolres, tempat bekerja sebagai juru pegangan perahu motor sudah selama satu tahun, GTS bergerak itu, mendapatkan upah sebesar Rp100. 000 per keadaan terutama khusus hari Sabtu dan Minggu.

“GTS ini, memang diperintah oleh pemilik warung apung-apung, tersangka dua Kardiyo dengan juga sebagai paman-nya untuk pengantar pengunjung atau pelanggannya yang mau makan pada warung apungnya miliknya, ” tutur Kapolres.

Polres Boyolali telah menetapkan dua tersangka terkait peristiwa kecelakaan air perahu masuk yang menelan 9 objek meninggal dunia di Waduk Kedung Ombo (WKO), Desa Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.