JAKARTA – Negeri Arab Saudi memutuskan untuk menggelar ibadah haji 2021 secara tertutup. Dengan serupa itu, kuota haji yang dibuka tahun ini hanya 60. 000 orang, dan hanya diperuntukan untuk orang-orang yang sudah berada di Arab Saudi.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menegaskan ada kira-kira alasan hal tersebut dilakukan. Menurut kementerian ini, negeri Arab Saudi selalu menaruh perhatian yang besar terhadap keselamatan, kesehatan dan kebahagiaan jemaah haji.

“Hal itu dengan menjadi prioritas paling pati, ” kata Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi dalam keterangannya, Sabtu (12/6/2021).

Baca juga: Arab Saudi Umumkan Keputusan Haji 2021, Menag: Keselamatan Jamaah Jadi Pertimbangan

Baca juga: Arab Saudi Putuskan Ibadah Haji Cuma untuk Dalam Negeri, Menag: Kita Ambil Hikmahnya

Pihak Arab Saudi melihat perkembangan pandemi Virus Corona (Covid 19) yang terus berkembang, termasuk munculnya varian baru. Otoritas yang berwenang di Arab Saudi juga terus memantau status kesehatan global.