SURABAYA – Upaya buat memutus penularan Covid-19 langsung dilakukan dengan masif. Sejarah warga Bangkalan yang status di Surabaya wajib buat menjalani Swab.

Namun, beberapa warga tersedia yang menolak. Pihak RT maupun RW meminta itu untuk meninggal Surabaya jika tak mau Swab.

Ketegasan tersebut ditunjukan beberapa RT dan RW di Kota Perwira bagi warganya yang susunan di rumah kos maupun kontrakan.

“Ada yang sempat dikunjungi keluarganya dari Bangkalan. Makanya semua harus menjalani Swab, ” kata Ahmad Faisal, lupa satu warga Tembok Dukuh, Minggu (13/6/2021).

Ia melanjutkan, beberapa penghuni kos ada yang terus menghindar kalau diajak ulangan Swab. Padahal langkah buat tes Swab dilakukan jawab mendeteksi dan upaya pencegahan Covid-19.

“Kan bahaya bagi warga yang lain. Makanya semua wajib buat Swab, biar sama-sama saling menjaga kesehatan, ” jelasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta semua warga pasti waspada terhadap penularan COVID-19. Terutama perkampungan yang penuh ditinggali warga Bangkalan.

“Testing terus dilakukan, biar bisa melakukan cara pencegahan, ” kata Eri.

(kha)