JAKARTA – Kepala Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19 , Dewi Nur Aisyah menyarankan sejumlah pembatasan kegiatan baik masyarakat yang lebih intensif dalam dua pekan ke depan.

Lengah satunya adalah pembatasan total penumpang transportasi umum hanya 25% dan jam operasional sampai pukul 20. 00 WIB.

Saat ditanyakan terkait rekomendasi tersebut, VP Corporate Secretary PT Gerobak Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba hanya mengatakan kalau pihaknya akan segera menginformasikan ke masyarakat dan jalan jika ada perubahan peraturan di KRL Commuter Line.

Baca pula: Ssst… 43 Kabupaten/Kota Bisa Nilai Merah Kepatuhan Protokol Kesehatan

“Jika ada transformasi akan diinfo, ” ujarnya kepada Okezone, Minggu (20/8/2021).

Sejauh ini, layanan KRL Jabodetabek lestari beroperasi dengan 994 perjalanan KRL per hari tiba pukul 04. 00-22. 00 WIB. Pengguna dianjurkan untuk merencanakan perjalanannya dengan molek agar terhindar dari daya kepadatan di stasiun maupun di dalam kereta, serta tidak memaksakan diri untuk naik ke kereta andaikata sudah memenuhi kuota.

Baca juga: Rekomendasi Satgas: Kantor WFH 75%, Transportasi Umum Dibatasi Datang 20. 00 WIB

“KAI Commuter telah menerapkan protokol kesehatan sejak awal pandemi Covid-19 kaya wajib memakai masker, menjaga jarak dengan melakukan penyekatan saat kondisi padat, penelitian suhu tubuh, dan membasuh tangan, ” ujar Anne dalam rilisnya beberapa periode lalu.

Para pegawai dan petugas di garda terdepan layanan KAI Commuter secara bertahap selalu telah mendapatkan vaksinasi dibanding pemerintah. Yang terbaru, kata pendahuluan Anne, pada 17-18 Juni lalu pemerintah mengadakan vaksinasi di Stasiun Bogor dengan sasaran utama para pengguna aktif KRL.

(qlh)